INDOZONE.ID - Yamaha Aerox 155 merupakan salah satu skuter matik (skutik) yang sangat diminati di Indonesia, terutama oleh para pecinta motor sporty.
Dengan desain yang agresif, performa mesin yang bertenaga, serta fitur modern, Aerox 155 menjadi pilihan menarik. Jika kamu tertarik untuk membeli Yamaha Aerox 155 bekas, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan agar tidak salah pilih.
Membeli motor bekas memang bisa lebih hemat, namun kamu harus jeli dalam memeriksa kondisinya. Berikut tips t membeli Yamaha Aerox 155 bekas!
Tips Aman Beli Yamaha Aerox 155 Second
1. Cek Kondisi Mesin dengan Teliti
Salah satu bagian paling penting yang harus kamu perhatikan adalah kondisi mesin. Mesin yang sehat akan menjamin performa dan umur panjang motor. Saat memeriksa mesin, pastikan tidak ada suara kasar atau getaran berlebihan saat mesin dinyalakan.
Suara mesin Yamaha Aerox 155 harus halus dan stabil pada putaran rendah maupun tinggi. Cek juga apakah ada tanda-tanda oli bocor di sekitar mesin, karena kebocoran bisa menjadi indikasi adanya masalah serius.
Selain itu, kamu bisa coba motor untuk test ride, terutama di kecepatan rendah dan tinggi, untuk memastikan respons mesin tetap halus dan tenaganya optimal.
Jika ada masalah seperti akselerasi tersendat atau performa terasa lemah, kamu perlu pertimbangkan kembali sebelum membeli.
2. Periksa Riwayat Servis dan Kelengkapan Dokumen
Riwayat servis sangat penting dalam membeli motor bekas, termasuk Yamaha Aerox 155. Motor yang dirawat dengan baik biasanya memiliki catatan servis yang jelas dan rutin, baik di bengkel resmi Yamaha maupun bengkel umum terpercaya.
Cek apakah motor sudah mendapatkan perawatan sesuai jadwal, seperti penggantian oli mesin, servis berkala, dan pemeriksaan sistem CVT.
Baca Juga: Murah Banget, Segini Harga Yamaha Aerox 155 Bekas Tahun 2024!
Selain itu, pastikan kelengkapan dokumen seperti BPKB, STNK, dan faktur pembelian ada dan sesuai dengan data kendaraan.
Jangan sampai membeli motor dengan dokumen yang tidak lengkap, karena bisa menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.
3. Cek Kondisi Body dan Sasis
Meskipun performa mesin penting, kondisi body dan sasis motor juga tidak boleh diabaikan. Periksa secara teliti bagian body motor, apakah ada bekas goresan, retakan, atau tanda-tanda bekas tabrakan.
Yamaha Aerox 155 memiliki desain sporty dengan body yang tebal, jadi kamu harus memeriksa apakah ada bagian yang tidak simetris atau cacat.
Baca Juga: Daftar Fitur Canggih Yamana Aerox 155 Connected Terbaru 2024, Bisa Konek ke Handphone
Sasis atau rangka motor juga harus diperiksa, karena sasis yang bengkok atau rusak akibat kecelakaan bisa sangat mempengaruhi kestabilan motor.
Jika kamu menemukan ada sasis yang bengkok atau rusak, sebaiknya hindari motor tersebut.
4. Perhatikan Sistem Kelistrikan dan Lampu
Yamaha Aerox 155 dilengkapi dengan berbagai fitur kelistrikan canggih, seperti lampu LED depan dan belakang, panel instrumen digital, dan fitur start-stop. Pastikan semua sistem kelistrikan berfungsi dengan baik.
Lampu-lampu harus menyala normal, baik lampu utama, sein, dan lampu rem. Periksa juga panel instrumen digital, apakah bisa menampilkan informasi dengan jelas, seperti kecepatan, jumlah bahan bakar, dan indikator lainnya.
Baca Juga: Oli Yamaha Aerox 155 Terbaru 2024 Berapa Liter? Simak Penjelasannya!
Cek juga fitur start-stop (jika tersedia), apakah berfungsi dengan benar. Jika ada masalah pada sistem kelistrikan, biaya perbaikannya bisa cukup mahal, jadi lebih baik dicek dengan teliti.
5. Periksa Kondisi CVT dan V-Belt
Yamaha Aerox 155 menggunakan sistem CVT (Continuously Variable Transmission) yang membuat pengalaman berkendara lebih nyaman. Namun, sistem CVT ini juga harus diperiksa kondisinya ketika kamu membeli Aerox bekas.
Periksa apakah ada suara kasar atau getaran berlebih saat motor dijalankan. Jika motor terasa berat atau akselerasi tersendat, bisa jadi ada masalah dengan CVT atau V-belt.
Baca Juga: Rekomendasi Oli Untuk Yamaha Aerox 155 Terbaru 2024, Harus Tahu!
V-belt yang sudah aus atau rusak bisa menyebabkan penurunan performa motor. Pastikan komponen ini dalam kondisi baik, atau tanyakan kepada penjual kapan terakhir kali dilakukan penggantian.
Jika V-belt sudah mendekati batas usia pakai, kamu harus siap mengeluarkan biaya untuk penggantian.
6. Cek Kondisi Ban, Rem, dan Suspensi
Bagian terakhir yang tidak boleh luput dari perhatian adalah ban, rem, dan suspensi. Ban yang aus akan berpengaruh pada kenyamanan dan keselamatan berkendara.
Periksa apakah kembang ban masih dalam kondisi baik dan tidak ada retakan atau tonjolan yang menandakan ban sudah waktunya diganti. Ban yang baik juga akan menjaga stabilitas saat berkendara.
Rem, baik depan maupun belakang, juga harus berfungsi dengan optimal. Cek apakah rem cakram masih tebal dan tidak terlalu aus. Jika rem terasa kurang responsif atau terlalu dalam saat ditekan, mungkin sudah saatnya rem diganti.
Baca Juga: 5 Fungsi VVA di Yamaha Aerox Terbaru 2024, Bisa Bikin Mesin Lebih Kencang?
Suspensi juga harus diperiksa, apakah masih empuk dan mampu meredam guncangan dengan baik, karena suspensi yang rusak bisa membuat berkendara terasa tidak nyaman, terutama di jalan yang tidak rata.
Membeli Yamaha Aerox 155 bekas bisa menjadi pilihan yang bijak jika kamu memperhatikan kondisi motor dengan cermat. Pastikan untuk memeriksa kondisi mesin, kelengkapan dokumen, body, kelistrikan, sistem CVT, serta komponen penting seperti ban, rem, dan suspensi.
Dengan melakukan pengecekan secara menyeluruh, kamu bisa mendapatkan Yamaha Aerox 155 bekas yang masih layak pakai dan memberikan performa terbaiknya. Jangan ragu untuk melakukan test ride dan bertanya detail riwayat motor kepada penjual sebelum memutuskan untuk membeli.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Yamaha-motor.co.id, OLX