INDOZONE.ID - Mobil double cabin semakin populer di Indonesia, terutama di kalangan pengguna yang aktif di medan ekstrem, pemilik usaha di daerah tambang dan perkebunan, hingga keluarga yang ingin kendaraan tangguh dengan daya angkut besar.
Selain andal di berbagai kondisi, mobil double cabin juga cocok untuk aktivitas harian dan petualangan akhir pekan.
Namun karena harga barunya cukup tinggi, banyak orang memilih opsi mobil double cabin bekas yang harganya lebih ramah di kantong.
Tapi ingat, beli mobil bekas, terutama yang punya riwayat kerja keras, nggak bisa sembarangan.
Salah pilih, kamu bisa saja dapat unit yang terlihat mulus tapi penuh masalah tersembunyi.
Cara Beli Mobil Double Cabin Bekas yang Aman
1. Cek Riwayat Pemakaian
Langkah pertama yang harus kamu lakukan saat memilih double cabin bekas adalah mencari tahu bagaimana mobil itu digunakan sebelumnya.
Apakah mobil ini bekas kendaraan proyek, perusahaan, atau kendaraan pribadi?
Mobil proyek biasanya bekerja di medan berat seperti tambang, jalan rusak, atau daerah pedalaman.
Baca Juga: Andalan Bos Sawit, Ini Harga Toyota Hilux Double Cabin Terbaru per Bulan Februari 2025!
Kondisi ini membuat komponen mesin, suspensi, dan sistem penggerak lebih cepat aus.
Sementara itu, mobil pribadi umumnya lebih terawat, apalagi kalau rutin servis di bengkel resmi.
Kamu bisa minta catatan servis, lihat STNK atas nama siapa, dan perhatikan kondisi fisik seperti bak belakang, kolong mobil, serta keausan ban. Dari sana, kamu bisa menilai seberapa berat mobil ini pernah digunakan.
2. Periksa Kondisi Mesin dan Fitur 4x4
Mesin adalah jantung kendaraan. Saat beli double cabin bekas, pastikan kondisi mesinnya sehat dan tidak ada kebocoran oli, suara aneh, atau getaran yang tidak wajar.
Dengarkan suara mesin saat dinyalakan, coba akselerasi, dan lihat apakah ada asap hitam yang keluar dari knalpot.
Khusus double cabin, fitur 4WD atau 4x4 sangat penting, apalagi kalau kamu memang ingin menggunakannya untuk off-road.
Coba semua mode seperti 2H, 4H, dan 4L saat test drive. Pastikan sistem penggerak roda bekerja dengan baik dan tidak ada indikator yang berkedip atau menyala terus.
3. Cek Kondisi Kaki-kaki dan Rangka Bawah
Double cabin sering menghadapi jalan berlubang, berbatu, atau bahkan tanpa jalan. Itu sebabnya, kondisi kaki-kaki dan rangka bawah mobil sangat krusial untuk diperiksa.
Perhatikan apakah ada karat, keretakan, atau bekas benturan pada bagian sasis dan kolong mobil. Suspensi, bushing, ball joint, dan tie rod juga wajib dicek.
Kalau terdengar bunyi gluduk saat melewati jalan tidak rata atau mobil terasa tidak stabil saat dikendarai, bisa jadi bagian-bagian ini sudah mulai aus dan butuh perbaikan mahal.
Kamu bisa minta bantuan bengkel untuk mengangkat mobil dan mengecek kondisi bawahnya dengan lebih detail.
4. Periksa Interior dan Fitur Elektronik
Meskipun bukan prioritas utama, interior tetap penting untuk kenyamanan selama berkendara.
Cek kondisi jok, dashboard, plafon, dan karpet. Pastikan AC masih dingin, head unit masih berfungsi, dan semua tombol serta panel kelistrikan berjalan normal.
Baca Juga: Perbandingan Toyota All New Hilux Rangga dan Hilux Double Cabin, Mending Mana?
Double cabin modern biasanya sudah dibekali fitur-fitur seperti layar sentuh, Bluetooth, kamera parkir, power window, hingga sensor parkir.
Fitur-fitur ini bisa jadi nilai tambah jika semuanya masih berfungsi baik. Kalau ada yang rusak, kamu bisa jadikan bahan negosiasi harga.
Jangan lupa periksa kondisi speedometer, odometer (hindari yang kilometernya dicurangi), serta semua lampu indikator di dashboard.
5. Pastikan Legalitas dan Pajak Aman
Ini yang paling penting. Jangan pernah membeli mobil double cabin bekas tanpa mengecek legalitasnya terlebih dulu.
Pastikan STNK dan BPKB asli dan sesuai dengan nomor rangka dan mesin di kendaraan.
Hindari mobil yang dokumennya tidak lengkap, sedang dalam sengketa, atau punya sejarah buruk (seperti bekas sitaan atau hasil lelang tanpa kejelasan).
Kamu bisa gunakan aplikasi pengecekan data kendaraan atau langsung kunjungi kantor Samsat terdekat.
Selain itu, periksa juga apakah pajak kendaraan masih aktif atau menunggak. Karena kapasitas mesin dan tipe kendaraan, pajak double cabin biasanya cukup besar.
Pastikan kamu siap dengan biaya tambahan ini jika belum dibayar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: OLX, Auto 2000