Ilustrasi tilang. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
INDOZONE.ID - Operasi lalu lintas (lalin) dengan sandi Operasi Patuh 2025 di seluruh wilayah Indonesia, memasuki hari ketiga. Hingga kini, masih ditemukan pelanggar lalu lintas di semua wilayah.
Berbeda dengan sebelumnya, Korlantas Polri melakukan evaluasi Operasi Patuh dan memberikan sejumlah arahan kepada para jajaran polisi lalu lintas.
Ilustrasi kamera tilang elektronik atau ETLE. (Dok. Korlantas Polri)
Berdasarkan data, pada hari ketiga ditemukan puluhan ribu pengendara yang melanggar lalu lintas, di antaranya tidak menggunakan helm SNI sebanyak 56.983 pelanggaran, tidak menggunakan safety belt 9.983 pelanggaran, dan melawan Arus 8.384 pelanggar.
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melakukan analisis dan evaluasi (anev) terkait operasi lalu lintas tersebut.
Dalam anev tersebut, Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menyoroti adanya satuan wilayah yang masih melakukan penegakan hukum secara stasioner.
Sasaran penegakan hukum yang disorot, seperti pelanggaran administratif seperti tidak membawa atau tidak memiliki SIM dan STNK.
Baca juga: Hari Kedua Operasi Patuh 2025 Serentak, 48 Ribu Pelanggar Lalu Lintas di Seluruh Wilayah Terjaring
"Fokus utama harus diarahkan pada pelanggaran kasat mata, seperti tidak menggunakan helm SNI, tidak mengenakan sabuk pengaman atau kendaraan tanpa pelat nomor polisi," kata Irjen Agus seperti dikutip pada Jumat (18/7/2025)
Irjen Agus menyebut jika ditemukan pelanggaran tambahan seperti tidak membawa atau memiliki dokumen kendaraan, penegakan hukum tetap dapat dilakukan terhadap pelanggaran yang ditemukan. Penindakan harus bersifat proporsional dan kontekstual, bukan semata-mata berbasis administratif.
"Tidak ada lagi penegakan hukum yang didasarkan pada target pelanggaran over dimension and over loading selama Operasi Patuh 2025," tegas Irjen Agus.
Sementara itu, dalam rangka membangun kepercayaan dan partisipasi masyarakat terhadap polisi, Irjen Agus meminta jajarannya mengedepankan program polisi menyapa.
Baca juga: Hari Pertama Operasi Patuh 2025 di Jakarta, Ribuan Pelanggar Ditilang E-TLE
"Program Polantas Menyapa terus digencarkan. Sampai hari ketiga operasi telah dilakukan 1.365 kegiatan tatap muka dengan 1.053 komunitas, baik komunitas kendaraan roda dua, roda empat, hingga angkutan logistik. Tatap muka langsung akan terus ditingkatkan terutama menyasar komunitas yang belum tersentuh oleh kegiatan Polantas," kata Agus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan