Ilustrasi jalan tol. (Foto: Jasa Marga).
INDOZONE.ID - Kalau biasanya jalan tol identik dengan jarak panjang yang menghubungkan antarkota, ternyata ada juga, lho, jalan tol di Indonesia yang justru punya panjang sangat singkat.
Bahkan, beberapa di antaranya jaraknya tidak sampai 10 kilometer!
Meski pendek, peran jalan tol ini tetap vital karena berfungsi sebagai penghubung utama kawasan perkotaan maupun daerah penyangga, sehingga lalu lintas bisa lebih lancar dan waktu tempuh jadi lebih efisien.
Nah, biar makin tahu, berikut lima jalan tol terpendek di Indonesia yang jaraknya tidak sampai 10 km. Simak selengkapnya di bawah ini!
Jalan Tol. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)
Tol ini bisa dibilang sebagai salah satu jalan tol paling pendek di Indonesia, dengan panjang hanya 5,55 kilometer. Meskipun singkat, fungsinya sangat penting karena menjadi penghubung kawasan Pondok Aren dengan Bintaro hingga Ulujami.
Banyak pengendara di sekitar Tangerang Selatan yang terbantu dengan adanya jalur ini, terutama saat jam sibuk menuju Jakarta. Tanpa tol ini, perjalanan pasti akan lebih lama karena harus melewati jalan arteri yang padat.
Berikutnya ada Tol Pondok Aren – Serpong dengan panjang sekitar 7,24 kilometer. Jalan tol ini juga termasuk bagian penting dari jaringan tol di kawasan Tangerang Selatan.
Fungsinya jelas, mempercepat mobilitas masyarakat dari Serpong menuju Jakarta atau sebaliknya.
Baca juga: Jalan Beton Makin Banyak di Tol Indonesia, Begini Cara Jaga Ban dan Suspensi Tetap Sehat
Walaupun pendek, tol ini mampu memangkas waktu perjalanan secara signifikan, apalagi di pagi dan sore hari ketika volume kendaraan sedang tinggi.
Tol yang jadi bagian dari Jakarta Outer Ring Road (JORR) W2 Utara ini memiliki panjang 7,87 kilometer. Jalurnya strategis karena menghubungkan Kebon Jeruk dengan Ulujami, yang merupakan titik vital bagi arus kendaraan di Jakarta Barat, menuju Jakarta Selatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jasamarga