BYD China lakukan recall terhadap 115.000 mobil. (BYD)
INDOZONE.ID - Produsen mobil listrik raksasa asal Tiongkok, BYD, kembali jadi sorotan usai mengumumkan program recall besar-besaran terhadap lebih dari 115 ribu unit mobil listrik di pasar domestiknya, China.
Penarikan ini dilakukan karena adanya potensi masalah desain dan risiko keselamatan pada sistem baterai di dua model populernya, yaitu BYD Tang dan BYD Yuan Pro.
Mengutip laporan dari Reuters, penarikan ini melibatkan sekitar 44 ribu unit BYD Tang yang diproduksi antara Maret 2015 hingga Juli 2017, serta puluhan ribu unit Yuan Pro buatan 2021 hingga 2022.
Masalah utama yang ditemukan adalah adanya cacat desain pada salah satu komponen kelistrikan yang berpotensi menyebabkan fungsi abnormal di sistem kendaraan.
Meski belum ada laporan insiden besar yang dikaitkan langsung dengan masalah ini, BYD memilih mengambil langkah cepat untuk melakukan penarikan dan perbaikan.
Langkah ini diambil demi mencegah potensi risiko di masa depan, terutama yang bisa membahayakan pengguna saat kendaraan beroperasi dalam kondisi ekstrem.
BYD Tang kena recall BYD di China. (https://ev-database.org/)
Ini bukan pertama kalinya BYD melakukan recall dalam skala besar. Sebelumnya, pada Januari 2025, pabrikan tersebut juga menarik sekitar 7 ribu unit SUV plug-in hybrid Fangchengbao Bao 5 karena adanya potensi kebakaran pada sistem kelistrikan.
Meski begitu, recall seperti ini bukan hal yang aneh di industri otomotif global. Bahkan, merek besar seperti Tesla, Toyota, atau BMW juga kerap melakukan langkah serupa sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keamanan konsumen.
Kabar recall besar-besaran ini sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna BYD di Indonesia, terutama bagi pemilik model seperti BYD Atto 3, Dolphin, dan Seal yang baru dirilis beberapa bulan terakhir.
Baca juga: Kapal Pengangkut BYD Atto 1 Telah Sandar di Indonesia, Mobil Baru Siap Dikirim ke Konsumen!
Namun, PT BYD Motor Indonesia memastikan, program recall tersebut tidak berdampak pada mobil-mobil BYD yang dijual di Tanah Air.
Hal ini ditegaskan langsung oleh Luther Panjaitan, selaku Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia.
“Perihal pemberitahuan resmi recall untuk model BYD Tang keluaran tahun 2015–2017 dan Yuan Pro tahun 2021–2022, kami memastikan bahwa model dan tipe pada program tersebut bukan merupakan model yang dijual di Indonesia,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters