INDOZONE.ID - Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berhasil menciptakan motor hidrogen bebas emisi yang dirancang sebagai kendaraan masa depan.
Motor ini mampu menempuh 428 km hanya dengan dua liter hidrogen, memakai fuel cell, dan dilengkapi teknologi pintar seperti IoT monitoring, GPS, dan sensor keamanan otomatis.
Sepuluh mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif FPTK UPI berhasil merakit prototipe motor hidrogen UPI sebagai bagian dari riset energi bersih. Proyek ini dibimbing oleh dua dosen, yakni Sriyono dan Ramdhani.
Motor ini menggunakan fuel cell untuk mengubah hidrogen menjadi energi listrik, lalu menyalurkannya ke motor penggerak.
Sistemnya juga memiliki regenerative braking, sehingga energi yang biasanya terbuang saat pengereman bisa diubah kembali menjadi daya listrik.
Dengan konfigurasi itu, motor ini mampu menempuh jarak hingga 428 kilometer hanya dengan dua liter hidrogen.
Baca juga: Polytron Siap Luncurkan Motor Listrik Terbaru, Hadirkan Pilihan untuk Mobilitas Urban
Tak hanya efisien, motor hidrogen UPI ini juga dibekali fitur canggih. Mulai dari sistem Internet of Things (IoT), sensor otomatis untuk mendeteksi kebocoran hidrogen, GPS tracker, hingga fitur keamanan RFID untuk mematikan mesin dari jarak jauh.
Sebanyak 80 persen komponennya dirakit menggunakan produk dalam negeri. Sementara fuel cell-nya diimpor dari Republik Ceko.
“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia mampu berinovasi dalam menciptakan teknologi otomotif berkelanjutan,” kata Muhammad Zidan, anggota tim yang mengurus bagian elektrika dilansir dari laman UPI, Minggu (16/11/2025).
@kompetitiftv GHES2025 #universitaspendidikanindonesia #upioffical #ukmkompetitifupi #fuelefficiency #pln #plnpuslitbang #hydrogencar #hydrogenvehicle ♬ suara asli - Eksa Wahyu - DELLA
Riset motor hidrogen ini dimulai awal 2024 dan berhasil mendapat pendanaan nasional dari ajang PLN ICE 2024. UPI menjadi satu dari dua tim mahasiswa di Indonesia yang mengembangkan motor hidrogen, bersama ITS.
Dosen pembimbing, Sriyono, menegaskan bahwa dukungan kampus terhadap pengembangan teknologi hijau sangat besar.
“Universitas Pendidikan Indonesia dalam mendukung inovasi teknologi mahasiswa di bidang teknologi hijau sangat luar biasa besar, dibuktikan keberhasilan mahasiswa dalam memenangkan lomba inovasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Ia menyebut pencapaian seperti juara KMHE, juara kategori sepeda bambu listrik, runner-up motor FCEV, hingga prestasi di Shell Eco Marathon Asia Pacific and Middle East.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Upi-yai.ac.id