INDOZONE.ID - Korlantas Polri mengubah cara mendekati pengguna jalan. Setiap anggota polantas diminta punya 20 sahabat dari komunitas ojol, sopir, hingga tukang parkir.
Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho membuat gebrakan baru dalam strategi keselamatan jalan.
Ia memerintahkan setiap anggota polantas untuk memiliki setidaknya 20 sahabat dari kalangan ojek online (ojol), sopir angkutan, tukang parkir, hingga komunitas pengguna jalan lainnya.
Langkah ini jadi bagian dari pendekatan baru Korlantas yang lebih personal dan membumi.
Menurut Irjen Pol Agus, membangun kedekatan jauh lebih efektif dibanding sekadar penindakan di jalan.
“Satu anggota Polantas punya sahabat 20 ojol, satu anggota Polantas punya sahabat driver, punya sahabat tukang parkir, punya sahabat komunitas-komunitas,” ujarnya dikutip dari laman KOrlantas, Minggu (4/1/2026).
Relasi yang terbangun diharapkan menciptakan komunikasi dua arah, bukan sekadar hubungan aparat dan pelanggar.
Baca juga: Kakorlantas Ungkap Pendekatan Humanis dan ETLE Efektif Tekan Kecelakaan Lalu Lintas
Strategi ini tidak berhenti di konsep. Korlantas juga menyiapkan edukasi dan sosialisasi langsung ke lapangan.
Pendekatan dilakukan di posko lalu lintas, pangkalan ojol, hingga titik-titik keramaian jalan.
Baca juga: Kamera Jalanan Nggak Tidur: Cara Cek ETLE dan Bayar Tilang Online
Dengan cara ini, pesan keselamatan disampaikan langsung ke pengguna jalan, tanpa jarak dan tanpa tekanan.
Irjen Pol Agus menegaskan, tujuan utama dari pendekatan ini adalah membangun kesadaran dari dalam diri masyarakat.
“Ini menyadarkan setelah kami berkomunikasi dengan masyarakat, kamu memberi contoh kepatuhan dan kesadaran berlalu lintas, impact-nya cukup bagus bahwa masyarakat patuh dengan dirinya sendiri,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Korlantas Polri