Ilustrasi mudik (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
INDOZONE.ID - Para pemudik 2026 yang menggunakan mobil listrik bisa sedikit tenang lantaran ada "MBAK DEWI".
Satlantas Polres Sragen meluncurkan layanan SPKLU mobile bernama MBAK DEWI selama Operasi Ketupat Candi 2026.
"MBAK DEWI" adalah singkatan dari Mobile Bakti Digital Electric Vehicle Way Incident, yakni layanan darurat pengisian daya kendaraan listrik yang disiapkan Satlantas Polres Sragen untuk pemudik yang kehabisan baterai di perjalanan.
Baca juga: Ini Strategi Korlantas Biar Kamu Aman saat Mudik Lebaran 2026, Pemotor Bakal Dikawal
Cara kerjanya simpel. Pemudik tinggal hubungi Hotline 110, laporkan kendala, lalu operator akan minta nama dan nomor WhatsApp.
Mulai dari situ, tim MBAK DEWI follow up via WhatsApp, kemudian akan diminta foto kendaraan dan share location secara real-time.
Kendaraan SPKLU mobile yang standby di Pos Terpadu Alun-Alun Sragen kemudian meluncur ke lokasi pemudik.
Baca juga: Daftar 6 Tol Gratis saat Mudik Lebaran 2026, Cek Rute yang Bisa Kamu Lewati
Di sana, petugas mengisi daya baterai hingga sekitar 10 persen, cukup untuk jalan lagi.
Selanjutnya pemudik dikawal ke SPKLU terdekat untuk isi daya sampai penuh.
Sepuluh persen memang bukan angka penuh, tapi itu sudah cukup untuk menggerakkan kendaraan listrik yang mogok ke titik pengisian resmi.
Strategi ini efisien. Jadi unit MBAK DEWI tidak perlu standby lama di satu lokasi dan bisa segera melayani pemudik lain.
Dengan jumlah pemudik kendaraan listrik yang terus naik setiap tahun, layanan semacam ini sebenarnya sudah lama dibutuhkan.
MBAK DEWI bukan satu-satunya. Kasat Lantas Polres Sragen AKP Kukuh Tirto Satria Leksono menyebut ada delapan inovasi layanan yang disiapkan selama Operasi Ketupat Candi 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Korlantas Polri