Sidak yang dilakukan Polda Banten di pool bus pariwisata menunjukkan bus dalam keadaan baik.
INDOZONE.ID - Untuk mencegah terjadinya kecelakaan bus seperti yang terjadi di Ciater, Subang, Jawa Barat beberapa waktu yang lalu, Polda Banten bersama pihak terkait, melakukan sidak di sebuah pool bus pariwisata.
Hasilnya, bus yang ada di sana dalam keadaan aman. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Banten, AKBP Abdul Syukur Anwar menyebut, sidak dilakukan untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas.
"Kegiatan tersebut merupakan antisipasi pencegahan terjadinya kecelakaan lalu lintas baik di jalan tol maupun di jalan raya," kata AKBP Abdul Syukur Anwar dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Sabtu (18/5/2024).
Penyidakan ini dilakukan di Pool Armada Jaya Perkasa, Kaligandu Kota Serang pada Jumat, 17 Mei 2024 yang lalu.
Baca Juga: Dinilai Langgar Aturan, Bus yang Pakai Klakson Telolet Bisa Dikenai Denda Ratusan Ribu
Sidak yang dilakukan Polda Banten di pool bus pariwisata menunjukkan bus dalam keadaan baik.
Tak sendiri, polisi juga bersama Dishub Provinsi Banten, Jasa Raharja dan stakeholder lainnya saat melakukan penyidakan.
"Kami melakukan pengecekan dengan sasaran yang terdiri dari dokumen, izin operasional dan lain sebagainya. Kami juga melakukan pengawasan fisik kendaraan dari mulai ban, stir termasuk rem, wiper, spion, lampu dan sebgainya," ungkapnya.
Hasil dari penyidakan sejumlah bus yang ada di sana, menyimpulkan jika bus dalam keadaan yang baik dan tidak ada kendala dalam bus itu. Tak hanya pada bus, polisi juga memeriksa para sopir bus.
Baca Juga: Bus Borlindo Rute Makassar-Palu Tabrakan dengan Truk di Pasangkayu, 4 Orang Tewas
"Kami melakukan pengecekan terhadap sopir yang harus terhindar dari penggunaan obat-obatan terlarang atau narkotika serta pengaruh alkohol yang bisa menimbulkan pengendara tidak bisa mengontrol pada saat mengendarai kendaraan sehingga kami telah melakukan pemeriksaan alkohol tes kepada setiap sopir dan hasilnya tidak terdapat supir yang mengkonsumsi alkohol," jelasnya.
Terakhir, polisi juga memberikan edukasi-edukasi kepada para sopir bus termasuk kepada para pengusaha bus.
"Kami juga mengimbau kepada pengusaha angkutan umum, sopir agar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan cara menyiapkan kendaraan secara baik agar bisa layak jalan dan untuk sopir agar tidak mengendarai kendaraan secara ugal-ugalan dan mematuhi rambu lalu lintas," pungkasnya.
Writer: Putri Surya Ningsih
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Keterangan Pers