Sabtu, 28 JUNI 2025 • 15:30 WIB

Wow, SUV Listrik Xiaomi YU7 Laris Keras di China dan Kapasitas Produksinya Terpenuhi hingga 2027!

Author

Tampilan desain mobil listrik Xiaomi YU7 yang tertangkap kamera di China. (https://carnewschina.com/)

INDOZONE.ID - Xiaomi kembali mencetak sejarah di industri otomotif. Setelah kesuksesan sedan listrik Xiaomi yaitu SU7 yang mengguncang pasar pada 2024, kini giliran SUV listrik terbarunya, Xiaomi YU7, yang menjadi primadona baru.

Mobil ini pertama kali diluncurkan pada 26 Juni 2025, dan Xiaomi YU7 langsung mencuri perhatian pasar China dengan angka penjualan yang sangat fantastis. Dalam waktu hanya satu jam setelah peluncurannya, Xiaomi menerima 289.000 pesanan untuk YU7.

Lebih mengejutkan lagi, sebanyak 240.000 dari jumlah tersebut adalah pesanan yang sudah terkunci (lock-in order), yang tercatat hanya dalam 18 jam pertama.

Baru Rilis, Kapasitas Produksi Xiaomi YU7 Terpenuhi Hingga 2027

Xiaomi akhirnya mengungkap SUV listrik terbarunya, YU7. (Carnewschina)

Artinya, seluruh kapasitas produksi Xiaomi secara efektif sudah penuh hingga awal 2027. Antusiasme pasar yang luar biasa ini menjadikan YU7 sebagai salah satu kendaraan listrik paling diminati di China saat ini.

Pabrik Xiaomi yang terletak di Beijing merupakan satu-satunya fasilitas produksi mereka sejauh ini. Pabrik ini dibangun dalam dua fase. Fase pertama (F1) dimulai pada April 2022, menempati lahan seluas 720.000 meter persegi, dan selesai dibangun pada Juni 2023, tepat 14 bulan kemudian.

Baca juga: Xiaomi SU7 Ultra Sang Penguasa Sirkuit Nurburgring Jerman

Fase ini mulai menjalankan produksi massal pada Maret 2024, seiring dengan peluncuran SU7. Kapasitas produksi tahunan F1 adalah 150.000 unit. Untuk mendukung lonjakan permintaan yang terus meningkat, Xiaomi memulai pembangunan fase kedua (F2) pada Juli 2024 di lahan seluas 531.000 meter persegi. 

Proyek ini ditargetkan selesai pada Juni 2025. Menurut pembaruan terakhir pada Mei 2025, F2 dijadwalkan memulai produksi massal pada bulan Juni.

Namun, hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi mengenai selesainya pembangunan F2. Jika sesuai rencana, F2 juga akan memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 150.000 unit, sama seperti F1.

Kapan Akan Dikirimkan ke Konsumen?

Tampilan desain mobil listrik Xiaomi YU7 yang tertangkap kamera di China. (https://carnewschina.com/)

Sementara itu, batch pertama YU7 yang diproduksi secara massal sebanyak 500 unit dikirim ke berbagai showroom untuk keperluan promosi dan display.

Selain itu, sebanyak 653 unit sebelumnya telah diproduksi untuk kebutuhan uji internal. Seluruh unit ini diproduksi di fasilitas F1, karena F2 belum beroperasi penuh.

Baca juga: Kenalan dengan Mobil Listrik Xiaomi YU7, SUV Listrik dengan Jarak Tempuh hingga 760KM!

Dengan kapasitas produksi saat ini yang maksimal di angka 150.000 unit per tahun, dan total 240.000 unit YU7 yang sudah masuk kategori pesanan terkunci dalam 18 jam pertama, Xiaomi menghadapi tantangan besar dalam memenuhi permintaan pasar.

Bahkan jika produksi massal di F2 bisa segera dimulai pada Juli 2025, angka permintaan yang sangat besar membuat YU7 secara praktis sudah terjual habis hingga tahun depan. Yang lebih menarik, angka ini baru berasal dari pesanan dalam 18 jam pertama.

Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin YU7 akan menjadi SUV listrik paling laris di China dalam beberapa bulan ke depan.  Apalagi, Xiaomi memposisikan YU7 sebagai kendaraan yang bukan hanya menawarkan teknologi canggih dan jarak tempuh jauh, tetapi juga dibanderol dengan harga lebih terjangkau dibanding pesaing utamanya, Tesla Model Y.

Baca juga: Transformasi Pendiri Xiaomi Lei Jun, Jualan HP di Jalan, Orang Terkaya Ke-5 di China Sekarang Bos Mobil Listrik

Xiaomi telah berhasil menciptakan dua kendaraan listrik yang sama-sama menuai antusiasme besar: SU7 dan YU7. Dan kini, dengan penjualan YU7 yang ludes tak tersisa hanya dalam hitungan jam, industri otomotif global harus bersiap menghadapi babak baru kompetisi dari raksasa teknologi asal Tiongkok ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Carnewschina

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU