Senin, 30 JUNI 2025 • 13:48 WIB

5 Cara Aman Nyetir Motor Matic Saat Hujan Deras dan Berkabut, Wajib Waspada dan Fokus!

Author

Ilustrasi pengendara motor saat hujan. (Korlantas Polri)

INDOZONE.ID - Mengendarai motor matic saat cuaca ekstrem seperti hujan deras dan kabut tebal memang menantang. Kondisi jalan yang licin, jarak pandang terbatas, serta risiko tergelincir menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengendara. 

Motor matic yang ringan dan praktis memang jadi pilihan favorit di kota maupun desa. Namun, saat cuaca memburuk, fitur-fitur kenyamanan tersebut bisa menjadi tantangan tersendiri. Misalnya, sistem rem yang bisa kurang responsif saat basah atau roda kecil yang lebih mudah tergelincir di jalanan licin.

Oleh karena itu, pengendara motor matic perlu membekali diri dengan pengetahuan dan strategi berkendara yang aman saat hujan dan kabut turun. Untuk itu, yuk simak cara mengendarai motor matic saat hujan deras di bawah ini!

Tips Aman Nyetir Motor Matic Saat Hujan Deras dan Berkabut

1. Gunakan Jas Hujan Model Setelan dan Helm yang Tertutup

Ilustrasi jas hujan. (Freepik/Master1305)

Saat hujan deras, perlengkapan berkendara menjadi perlindungan utama. Gunakan jas hujan model setelan (atasan dan bawahan terpisah), bukan model ponco.

Jas hujan ponco berisiko tersangkut di roda atau tertiup angin dan mengganggu keseimbangan saat berkendara. Jas hujan setelan memberikan perlindungan lebih baik dari air sekaligus menjaga kebebasan gerak. Selain itu, gunakan helm full-face atau helm dengan kaca pelindung yang jernih dan bebas embun.

Baca juga: 5 Cara Supaya Motor Matic Semakin Irit dan Jarang Isi Bensin: Mudah, Gak Perlu sampai Ganti Motor!

Saat kabut mulai turun, jarak pandang akan menurun drastis. Helm yang tertutup akan melindungi wajah dari tetesan hujan sekaligus membantu kamu tetap fokus menatap jalan. Pilih helm dengan ventilasi baik agar kaca tidak mudah berembun.

2. Jaga Kecepatan Tetap Stabil dan Hindari Manuver Mendadak

Ilustrasi pengendara motor saat hujan. (Korlantas Polri)

Kecepatan menjadi salah satu faktor kunci keselamatan saat hujan dan kabut. Hindari melaju terlalu cepat karena kondisi jalan basah dapat membuat ban motor kehilangan traksi.

Sebaliknya, jangan terlalu lambat di tengah jalan karena bisa mengganggu arus lalu lintas. Jaga kecepatan tetap stabil dan sesuaikan dengan kondisi jalan serta visibilitas. Selain itu, hindari manuver mendadak seperti belok tajam, mengerem mendadak, atau berpindah jalur tanpa memberi tanda.

Baca juga: 5 Fitur Kelebihan Yamaha Nmax Neo Berkendara Aman saat Hujan

Gerakan tiba-tiba sangat berisiko di jalan licin dan bisa membuat motor tergelincir. Lakukan semua manuver dengan lembut dan penuh perhitungan agar keseimbangan tetap terjaga, terutama pada tikungan atau permukaan jalan tidak rata.

3. Nyalakan Lampu Motor dan Gunakan Lampu Hazard Saat Diperlukan

Ilustrasi lampu motor. (Freepik)

Lampu menjadi komponen penting saat berkendara dalam kondisi minim cahaya seperti hujan deras dan kabut. Pastikan lampu utama motor menyala agar kamu bisa melihat jalan dengan jelas dan juga terlihat oleh pengendara lain.

Baca juga: 5 Keuntungan Motor Matic Pakai BBM dengan Oktan Tinggi yang Kamu Harus Tahu

Bahkan pada siang hari, menyalakan lampu saat hujan bisa meningkatkan visibilitas secara signifikan. Jangan menyalakan lampu hazard saat sedang berjalan normal di jalan raya karena bisa menimbulkan kebingungan bagi pengguna jalan lainnya. Gunakan seperlunya dan dengan bijak.

4. Hindari Genangan Air dan Jalan Berlubang

Motor menerobos banjir di Kebon Jeruk. (ANTARA FOTO/Fathul Habib Sholeh)

Genangan air bisa menjadi jebakan berbahaya, apalagi jika menutupi lubang besar yang tak terlihat. Saat melintasi genangan, kamu tidak bisa memprediksi kedalaman air atau kondisi permukaan jalan di bawahnya.

Baca juga: Jangan Asal, Ini 5 Kekurangan Ganti Knalpot Racing Motor Matic yang Harus Kamu Pertimbangkan!

Hindari melintasi genangan dalam, terutama jika kamu tidak yakin akan kondisinya. Bila terpaksa, lewati dengan pelan dan lurus agar motor tetap stabil. Selain risiko tergelincir, air yang masuk ke mesin atau CVT motor matic bisa menyebabkan kerusakan serius.

Genangan juga dapat membawa kotoran dan lumpur ke bagian rem dan ban, yang berpotensi mengganggu fungsi pengereman. Selalu waspada dan lebih baik mencari jalur alternatif yang lebih aman jika memungkinkan.

5. Periksa Kondisi Ban dan Rem Sebelum Berkendara

Ilustrasi modifikasi ban motor. (Autos)

Sebelum berangkat, pastikan kondisi ban motor matic kamu dalam keadaan baik. Ban yang botak atau kurang tekanan udara akan sangat berbahaya saat melintasi jalanan basah.

Ban yang baik memiliki daya cengkeram lebih kuat, mencegah slip saat berakselerasi atau mengerem mendadak. Cek juga alur ban dan pastikan tidak ada benda tajam menempel.

Selain itu, pastikan rem dalam kondisi responsif dan tidak licin. Rem yang basah cenderung kurang pakem, apalagi pada motor matic yang sebagian besar mengandalkan rem tangan.

Jika memungkinkan, keringkan rem secara berkala saat berhenti, atau rem perlahan agar panas dan kering kembali. Rem yang optimal adalah kunci keselamatan saat cuaca buruk.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wahanahonda.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU