116.887 unit Xiaomi SU7 Kena Recall Masal di China Perihal Masalah Keselamatan Auto Pilot
INDOZONE.ID - Xiaomi Automobile Technology Co., Ltd. resmi mengumumkan program recall massal terhadap model mobil listrik SU7 Standard Edition di pasar Tiongkok.
Langkah ini dilakukan setelah ditemukan potensi masalah pada sistem L2 Highway Autopilot Assistance yang dinilai dapat memengaruhi keselamatan pengemudi dan penumpang.
Dalam pengajuan resminya ke State Administration for Market Regulation (SAMR) pada 19 September 2025, Xiaomi menyebutkan bahwa program penarikan kembali ini melibatkan 116.887 unit Xiaomi SU7 Standard Edition yang diproduksi antara 6 Februari 2024 hingga 30 Agustus 2025.
Program ini terbagi ke dalam dua nomor registrasi recall resmi:
- S2025M0149I – mencakup tipe XMA7000MBEVR2 dan XMA7000MBEVR2+, total 98.462 unit
- S2025M0150I – mencakup tipe BJ7000MBEVR2, total 18.425 unit
Semua unit tersebut merupakan varian Standard Edition yang telah dipasarkan luas di Tiongkok sejak awal 2024.
Penyebab Xiaomi SU7 Standar Kena Recall: Risiko pada Sistem Autopilot
Menurut dokumen resmi yang dirilis, masalah terletak pada fitur L2 Highway Autopilot Assistance. Dalam kondisi tertentu, sistem otonom ini disebut kurang optimal dalam mengenali, memperingatkan, atau merespons skenario jalan yang sangat tidak biasa.
Jika pengemudi tidak segera mengambil alih kemudi ketika sistem gagal merespons, risiko terjadinya kecelakaan dapat meningkat.
Xiaomi menekankan bahwa masalah ini hanya muncul pada situasi yang jarang terjadi, tetapi tetap perlu ditangani agar keselamatan pengguna tetap terjamin.
Baca juga: Mata Pengemudi Terlalu Sipit, Sistem AI Mobil Xiaomi SU7 Kasih Peringatan 'Jangan Ngantuk'
Untuk menangani masalah tersebut, Xiaomi akan melakukan pembaruan perangkat lunak (Over-the-Air/OTA) secara gratis kepada seluruh pemilik kendaraan yang terdampak.
Melalui update ini, algoritma pada sistem autopilot akan diperbaiki sehingga lebih responsif terhadap kondisi jalan yang tidak umum. Perusahaan juga memastikan bahwa seluruh pelanggan akan menerima notifikasi resmi melalui SMS dan aplikasi mobile Xiaomi Automobile.
“Kami berkomitmen menjaga keselamatan pengguna dan akan segera memperbaiki sistem melalui pembaruan jarak jauh tanpa biaya. Pemilik kendaraan tidak perlu datang langsung ke pusat servis kecuali jika diminta untuk pengecekan lanjutan,” ujar perwakilan Xiaomi Automobile dalam pernyataannya.
Baca juga: Wow, SUV Listrik Xiaomi YU7 Laris Keras di China dan Kapasitas Produksinya Terpenuhi hingga 2027!
Recall ini menjadi bukti bahwa Xiaomi serius dalam menjaga standar keselamatan dan kualitas produk otomotifnya. Meski SU7 Standard Edition merupakan model EV pertama Xiaomi yang meraih respons positif di pasar domestik, perusahaan tetap mengutamakan perlindungan pengguna ketika menemukan potensi risiko.
Selain itu, Xiaomi juga berjanji akan terus memantau performa sistem autopilot dan memperkuat proses validasi perangkat lunak di masa mendatang. Langkah ini diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan publik terhadap lini kendaraan listrik mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Carnewschina