Jumat, 10 OKTOBER 2025 • 12:30 WIB

5 Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Beli Mobil Listrik Terbaru, Jangan Sampai Terlupakan!

Author

AION Hyptec HT (AION)

INDOZONE.ID - Tren mobil listrik di Indonesia makin meningkat dari tahun ke tahun. Mulai dari merek besar seperti Toyota, Hyundai, hingga pendatang baru seperti VinFast dan BYD, kini berlomba-lomba menghadirkan mobil listrik dengan teknologi mutakhir dan harga yang semakin terjangkau.

Tapi sebelum kamu ikut-ikutan membeli mobil listrik terbaru, penting banget untuk memahami apa saja hal yang perlu dipersiapkan agar kamu nggak salah langkah.

Nah, biar nggak asal beli hanya karena tren, berikut 5 hal yang wajib kamu persiapkan sebelum membeli mobil listrik terbaru di tahun 2025 ini!

Persiapan Sebelum Beli Mobil Listrik Terbaru yang Harus Kamu Pahami

1. Pastikan Infrastruktur Pengisian Daya Sudah Memadai

Dokumentasi. Pemilik mobil listrik mengisi daya kendaraannya di sela-sela peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/2/2020). (ANTARA FOTO/Moch Asim/aww)

Hal pertama yang wajib kamu pikirkan sebelum beli mobil listrik adalah, ketersediaan tempat pengisian daya (charging station) di sekitar rumah atau tempat kerja.

Saat ini, jumlah SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) memang terus bertambah, tapi masih belum merata di semua wilayah Indonesia. Kalau kamu tinggal di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, atau Bandung, mungkin nggak jadi masalah.

Tapi kalau kamu tinggal di daerah yang infrastruktur listriknya belum siap, sebaiknya pertimbangkan ulang atau pastikan kamu bisa melakukan pengisian di rumah dengan home charger.

2. Siapkan Instalasi Listrik Rumah untuk Charging

Ilustrasi pengecasan mobil listrik. (Ilustrasi/REUTERS/CHRIS HELGREN)

Kalau kamu berencana ngecas di rumah, pastikan daya listrik di rumahmu mencukupi. Mobil listrik biasanya butuh daya minimal 3.500 watt hingga 7.000 watt, tergantung dari jenis dan kapasitas baterainya.

Jadi, kamu perlu konsultasi dengan pihak PLN atau teknisi listrik untuk memastikan instalasi rumah kamu kuat dan aman buat dipasangi charger mobil listrik.

Baca juga: PLN Punya 4 SPKLU Center Baru, Bisa Cas 10 Mobil Sekaligus

Beberapa dealer mobil listrik bahkan menyediakan bantuan instalasi home charger sekaligus dengan pengecekan daya listrik, jadi manfaatkan layanan ini supaya lebih praktis dan aman.

3. Pahami Biaya Perawatan dan Servis Mobil Listrik

Ilustrasi servis mobil. (Dok. Auto2000)

Banyak orang berpikir, mobil listrik bebas perawatan, padahal tetap ada beberapa komponen yang perlu dicek secara rutin. Bedanya, mobil listrik memang lebih simpel karena nggak punya oli mesin, sistem knalpot, atau filter bahan bakar.

Tapi kamu tetap harus rutin mengecek baterai, sistem pendingin, rem regeneratif, dan software mobil.

Baca juga: Jangan Bingung, Segini Biaya Ngecas Mobil Listrik AION Y Plus di Rumah yang Ternyata Murah Banget!

Biaya perawatan mobil listrik memang relatif lebih murah dibanding mobil konvensional, tapi kalau ada kerusakan pada baterai, biayanya bisa cukup mahal.

Maka dari itu, penting banget untuk memilih mobil listrik yang punya garansi baterai panjang biasanya 8 tahun atau hingga 160.000 km.

4. Perhatikan Jarak Tempuh (Range) dan Pola Berkendara Kamu

AION dan Hyptec, dua mobil listrik GAC yang ramaikan Industri otomotif Indonesia. (Dok. GAC AION Indonesia)

Sebelum beli, pikirkan dulu kebutuhan harian kamu. Kalau kamu sering bepergian jarak jauh antar kota, pilih mobil listrik dengan jarak tempuh di atas 400 km per sekali charge.

Tapi kalau mobilnya cuma dipakai untuk harian di dalam kota, model dengan range 200–300 km sudah cukup.

Baca juga: 5 Cara Aman Ngecas Mobil Listrik di Rumah Saat Malam Hari yang Harus Kamu Pahami!

Perlu diingat juga bahwa, jarak tempuh mobil listrik bisa menurun tergantung dari cara berkendara, kondisi jalan, dan penggunaan AC. Jadi, selalu pertimbangkan range real-nya, bukan hanya klaim dari pabrikan.

5. Siapkan Anggaran dan Manfaatkan Insentif Pemerintah

Ilustrasi Denda Telat Bayar Pajak Motor (Freepik.com @rawpixel.com) (Freepik.com @rawpixel.com)

Harga mobil listrik memang terus turun, tapi tetap saja masih lebih mahal dibanding mobil bensin dengan segmen yang sama. Namun, kamu bisa memanfaatkan berbagai insentif dari pemerintah, seperti potongan PPN, pengurangan pajak kendaraan, dan pembebasan biaya balik nama di beberapa daerah.

Baca juga: Ini 5 Jenis Plat Mobil Listrik di Indonesia yang Harus Kamu Pahami, Wajib Tahu Perbedaannya!

Selain itu, kamu juga perlu menyiapkan biaya tambahan untuk instalasi charger, peningkatan daya listrik, serta perawatan berkala. Hitung dengan matang supaya kamu tahu total biaya kepemilikan jangka panjangnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Hyundai Motors Indonesia

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU