Minggu, 07 DESEMBER 2025 • 15:29 WIB

Mobil Nasional Siap Meluncur, Menko Airlangga Ungkap Harga di Bawah Rp300 Juta

Author

Mobil konsep i2C, SUV buatan indonesia hadir di GIIAS 2025. (Indozone/Rachmat Fahzry)

INDOZONE.ID - Pemerintah menilai pasar terbesar otomotif Indonesia ada di segmen mobil di bawah Rp300 juta.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, konsumen Indonesia masih menjadikan mobil dengan banderol di bawah Rp300 juta sebagai pilihan utama.

“Kami sudah cek di lapangan, memang sekarang market terbesar pangsanya adalah mobil-mobil yang di bawah harga Rp300 juta. Ini yang didorong juga oleh pemerintah,” ujarnya dikutip dari Channel YouTube Kadin Indonesia.

Menurutnya, jika mobil nasional ingin diterima pasar, harganya harus menyesuaikan daya beli masyarakat.

Pemerintah Siapkan Anggaran

Airlangga menegaskan bahwa kabinet Presiden Prabowo Subianto, akan menyiapkan alokasi anggaran khusus untuk menggerakkan proyek mobil nasional. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. ANTARA FOTO/Fauzan/nym. (FAUZAN)

Namun ia belum menyebut kapan produksi dan distribusi pertama akan dimulai.

“Arahan Bapak Presiden bahwa kita perlu menyediakan anggaran untuk pengembangan mobil nasional,” kata Airlangga.

Di sisi lain, ia melihat adanya perubahan perilaku konsumen yang semakin melirik kendaraan listrik. Penjualan mobil listrik di Indonesia tercatat naik 18,27 persen.

Baca juga: Pemerintah Gaspol Siapkan Mobil Nasional, Produksi Ditarget 2027

Menurut Airlangga, meningkatnya penjualan EV membawa efek signifikan ke pasar otomotif.

Mobil konsep i2C. (Indozone/Rachmat Fahzry)

Harga mobil konvensional kini ikut tertekan karena pabrikan harus bersaing lebih ketat.

“Di pameran di BSD, harga mobil rata-rata Rp300 juta, bahkan ada yang Rp175 juta - Rp190 juta. Artinya dengan kehadiran EV, harga mobil tertekan ke bawah, dan ini belum pernah terjadi sebelumnya,” katanya.

Proyek Mobil Nasional Mulai Berjalan

Sebelumnya, dalam Sidang Kabinet Pleno (20/10/2025), Presiden Prabowo menegaskan bahwa proyek mobil nasional sudah mulai diproses.

“Kita belum mencapai hasil akhir, namun prosesnya sudah dimulai. Dalam tiga tahun ke depan, Indonesia akan memiliki mobil buatan sendiri,” ujarnya.

Pemerintah juga telah menyiapkan lahan dan pembiayaan untuk pabrik mobil nasional, bekerja sama dengan tim teknis, investor lokal, dan ahli otomotif.

i2C, Kandidat Kuat Mobil Nasional?

Jika merujuk pameran otomotif di BSD, PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) membawa mobil konsep listrik i2C ke GIIAS 2025. 

Konsep SUV futuristik ini digarap bareng Italdesign dari Italia, dan menampilkan sentuhan budaya lokal seperti simbol Garuda dan motif batik.

Model yang dipamerkan masih berupa clay model skala penuh alias dimensi mobil sebenarnya.

TMI menargetkan produksi massal dimulai akhir 2027 atau awal 2028, sejalan dengan tenggat yang disebut Presiden Prabowo.

Spesifikasi i2C

Panjang: 4.910 mm

Lebar: 1.848 mm

Tinggi: 1.690 mm

Motor listrik: Permanent magnet (belakang)

Tenaga: 204 PS

Torsi: 310 Nm

Baterai: NMC 83,4 kWh

Jarak tempuh: hingga 617 km (CLTC)

Pengisian daya: DC CCS 150 kW, AC Type 2 11 kW.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Youtube

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU