Rabu, 10 DESEMBER 2025 • 16:07 WIB

Lex Platform di Lepas L8, Teknologi Apa Sih Itu?

Author

Lepas L8 menggunakan Lex Platform. (Dok. Lepas Indonesia)

INDOZONE.ID - Lex Platform diperkenalkan sebagai fondasi teknologi di Lepas L8, yang disebut dirancang khusus untuk kendaraan listrik murni. Intinya, platform tersebut menjadi struktur dasar sekaligus “otak” dari kendaraan mereka.

Arsitektur ini dikembangkan khusus untuk kendaraan energi baru. Lepas percaya diri, bahwa platform buatan mereka membuat mobil terasa lebih efisien, lebih senyap, dan punya karakter berkendara yang effortless.

“Lex Platform kami rancang bukan hanya untuk menggerakkan sebuah kendaraan, tetapi untuk menciptakan ruang hidup yang terasa lebih lega, lebih tenang, dan lebih manusiawi,” ujar Lalu Indra Wirabhakti, Product Manager Lepas Indonesia.

Lepas begitu yakin dengan kenyamanan kabin dari Lex Platform. Pada Lepas 8, mobil ini memiliki wheelbase 2.800 mm dengan bagian dalam bodi sepanjang 4.688 mm. Jika boleh disimpulkan kira-kira, mobilnya tidak besar-besar amat, tapi Lepas pintar memanfaatkan panjang bodi L8 supaya kabinnya menjadi lega.

Dengan dimensi seperti itu, kabin Lepas L8 terasa lapang untuk ukuran SUV di kelasnya.

Lepas juga mengklaim llatform ini meningkatkan kualitas NVH. Sehingga suara jalan, getaran, dan kebisingan berkurang signifikan. Kabin menjadi lebih senyap dan stabil.

Baca juga: LEPAS L8 Mendarat di Indonesia: SUV Hybrid Desain Leopard, Harga Bikin Kepo

Performa

Bicara soal performa, Lepas L8 tetap ditenagai mesin turbo dan motor listrik, dengan menghasilkan output hingga 205 kW dengan torsi 365 Nm. Menurut lepas, angka yang dikeluarkan membuat akselerasi Lepas L8 tetap responsif, tapi mempunyai karakter yang tidak agresif.

Lex Platform, teknologi yang dikembangkan Lepas. (Dok. Lepas Indonesia)

Lex Platform mendukung baterai Lithium Iron Phosphate 18.4 kWh dengan jarak tempuh listrik murni sekitar 100 km (WLTC). Angka ini cukup untuk aktivitas harian tanpa menggunakan bensin.

Saat butuh perjalanan jauh, arsitektur PHEV-nya menawarkan total jarak tempuh hingga 1.300 km (WLTC). Lepas mengkalim konsumsi bahan bakarnya juga lebih efisien dibanding kendaraan konvensional.

Lepas L8 yang menggunakan Lex Platform sudah dilengkapi DC Fast Charging 40 kW, yang diklaim mampu melakukan pengisian 30%–80% sekitar 20 menit. Selain itu juga ada home charging 7 kW untuk pengisian di rumah.

Lex Platform menggunakan struktur rangka baja berkekuatan tinggi dengan 26% hot-formed steel.

Platform ini memiliki lima jalur penyaluran energi benturan untuk mengurangi risiko cedera dengan mengalihkan gaya ke area yang lebih aman. Bagian baterai dilindungi oleh underbody cross-beam, serta sistem pemutus daya otomatis ketika terjadi benturan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Lepas Indonesia

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU