Jumat, 02 JANUARI 2026 • 10:05 WIB

Musim Hujan dan Liburan, Kenali 5 Penyebab Aquaplaning di Jalan Tol yang Wajib Diwaspadai

Author

Ilustrasi fenomena aquaplaning. (Auto2000)

INDOZONE.ID - Memasuki penghujung tahun 2025, curah hujan yang tinggi sering kali berbarengan dengan momen liburan keluarga. Bagi kamu yang berencana melakukan perjalanan jauh melewati jalan tol, ada satu ancaman serius yang mengintai saat melintasi aspal basah, yaitu Aquaplaning.

Fenomena ini terjadi ketika ban mobil kehilangan traksi atau cengkeraman pada permukaan jalan karena terhalang oleh lapisan air. Saat terjadi aquaplaning, mobil kamu seolah-olah "melayang" di atas air, sehingga kemudi terasa sangat ringan dan rem tidak berfungsi dengan normal.

Kondisi ini sangat berbahaya karena bisa menyebabkan mobil tergelincir atau berputar tanpa kendali. Untuk menjaga keselamatan kamu dan keluarga, mari kenali lima penyebab utama aquaplaning di jalan tol yang wajib kamu waspadai berikut ini.

Waspada Penyebab Aquaplanning di Jalan Tol yang Wajib Kamu Hindari

1. Kecepatan Kendaraan yang Terlalu Tinggi

Ilustrasi speedometer mobil. (Astra Otoshop)

Faktor utama yang memicu terjadinya aquaplaning adalah kecepatan. Semakin cepat kamu memacu mobil di tengah hujan, semakin sedikit waktu yang dimiliki oleh alur ban untuk membuang air dari permukaan aspal. Akibatnya, air akan berkumpul di bawah ban dan membentuk lapisan tipis yang mengangkat mobil dari jalan.

Saat hujan deras, sebaiknya kamu segera menurunkan kecepatan hingga di bawah 60-70 km/jam, tergantung pada intensitas hujan. Dengan berkendara lebih lambat, ban memiliki kesempatan lebih besar untuk membelah genangan air dan tetap menapak sempurna pada aspal.

2. Kondisi Tapak Ban yang Sudah Gundul

Ilustrasi ban mobil. (Freepik)

Ban mobil dirancang dengan alur atau kembangan yang berfungsi sebagai jalur pembuangan air. Jika kondisi ban kamu sudah gundul atau melewati batas indikator keausan (TWI), maka air tidak memiliki tempat untuk mengalir keluar. Hal ini akan mempercepat terjadinya efek melayang di atas air meskipun genangannya tidak terlalu dalam.

Baca juga: Mau Liburan? Ini Jenis Ban Mobil Terbaik yang Cocok Digunakan untuk Pergi Jarak Jauh!

Sebelum berangkat liburan, pastikan kamu mengecek ketebalan ban. Ban yang sudah tipis akan sangat rawan mengalami selip saat melewati genangan air di jalan tol yang biasanya cukup luas. Jangan memaksakan bepergian jauh dengan ban yang sudah tidak layak pakai demi keselamatan nyawa.

3. Tekanan Angin Ban yang Tidak Ideal

Ilustrasi pemeriksaan tekanan ban Goodyear (Dok.Goodyear)

Banyak yang salah kaprah bahwa ban yang sedikit kempis akan memberikan cengkeraman lebih baik di musim hujan. Faktanya, ban yang kurang tekanan angin justru lebih mudah mengalami aquaplaning.

Ban yang kempis akan mengalami perubahan bentuk pada bagian tengah tapaknya, sehingga luas permukaan yang menempel pada jalan menjadi tidak optimal untuk membuang air.

Baca juga: Penyebab Tekanan Angin Ban Kendaraan Cepat Berkurang, Simak Selengkapnya!

Pastikan tekanan angin ban mobil kamu selalu berada pada angka rekomendasi pabrikan. Tekanan yang pas akan menjaga struktur ban tetap kokoh saat harus menekan lapisan air di permukaan jalan tol yang licin.

4. Kedalaman Genangan Air di Jalan Tol

Ilustrasi mobil meberabas genangan air (Autoworks)

Jalan tol memang memiliki sistem drainase, namun pada titik tertentu sering kali terdapat genangan air tipis yang memanjang (standing water). Hal ini biasanya terjadi pada jalur yang memiliki cekungan atau saat intensitas hujan sangat ekstrem sehingga drainase tidak mampu menampung air secara instan.

Baca juga: Banyak Genangan Air, Simak Tips Terobos Banjir dengan Kendaraan agar Tetap Aman

Kamu harus sangat waspada terhadap genangan air yang terlihat tenang namun cukup dalam. Sering kali, ban yang masuk ke genangan air secara mendadak pada satu sisi saja akan menyebabkan mobil "tertarik" ke satu arah dan memicu hilangnya kendali setir. Selalu fokus menatap jauh ke depan untuk mendeteksi keberadaan genangan air ini.

5. Bobot Kendaraan yang Terlalu Ringan

Tips aman berkendara saat di jalan tol. (Pixabay/Markus Spiske)

Meskipun jarang disadari, berat kendaraan juga memengaruhi risiko aquaplaning. Mobil yang bermuatan sangat ringan cenderung lebih mudah terangkat oleh lapisan air dibandingkan mobil yang bermuatan cukup berat. Tekanan ke bawah yang dihasilkan oleh berat mobil membantu ban untuk menembus lapisan air dan menyentuh aspal.

Baca juga: 5 Keuntungan Pasang Roofbox Mobil Untuk Mudik: Kabin Jadi Lebih Lega dan Nyaman!

Namun, ini bukan berarti kamu harus membebani mobil secara berlebihan saat liburan. Intinya adalah kamu harus lebih ekstra hati-hati jika berkendara sendirian tanpa muatan di tengah hujan lebat, karena mobil kamu akan lebih rentan mengalami gejala "melayang" saat melibas genangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Auto 2000

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU