Segini Harga BBM Solar Subsidi dan Non Subsidi di Januari 2026, Semuanya Mengalami Penurunan
INDOZONE.ID - Kabar gembira menyambut para pengguna kendaraan bermesin diesel di awal tahun 2026. Memasuki bulan Januari, tren harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, baik subsidi maupun non-subsidi dari berbagai operator, resmi mengalami penurunan.
Penurunan harga ini tentu menjadi angin segar bagi sektor logistik, transportasi umum, hingga pengguna mobil pribadi bermesin diesel yang mengandalkan efisiensi dalam mobilitas harian.
Lantas, berapa rincian harga terbarunya di SPBU? Simak daftar lengkapnya di bawah ini!
Daftar Harga BBM Diesel Terbaru Januari 2026
Berdasarkan pemantauan di berbagai SPBU di wilayah Jakarta dan sekitarnya, berikut adalah daftar harga solar per liter yang mulai berlaku efektif di bulan ini:
- Solar Subsidi (CN 48): Rp6.800 per liter
- Diesel Primus: Rp13.610 per liter
- Shell V-Power Diesel: Rp13.860 per liter
- BP Ultimate Diesel: Rp13.860 per liter
Baca juga: Harga BBM Hari Ini: Pertamax, Dexlite.dan Pertamina Dex Stabil 15 Januari 2026
Penurunan harga BBM diesel di awal tahun 2026 ini tentu jadi momen yang tepat buat kamu beralih ke bahan bakar yang lebih baik. Meski harga Solar Subsidi sangat menggiurkan di angka Rp6.800, menggunakan BBM diesel berkualitas seperti Shell V-Power Diesel, BP Ultimate Diesel, atau Diesel Primus punya dampak jangka panjang yang besar.
Kalau kamu masih ragu kenapa harus keluar uang lebih untuk BBM non-subsidi, perhatikan 3 alasan utama menggunakan BBM diesel berkualitas untuk kendaraan kesayangan kamu:
Keuntungan Isi BBM Diesel Berkualitas untuk Kendaraan
1. Menjaga Kebersihan Komponen Mesin dan Injektor
Mesin diesel modern, terutama yang sudah berstandar Euro 4 ke atas, memiliki sistem injeksi yang sangat presisi dengan lubang nosel yang luar biasa kecil.
BBM diesel berkualitas mengandung formula detergent atau zat pembersih yang berfungsi mencegah timbulnya deposit (kerak) pada injektor.
Baca juga: Punya Uang Rp200 Jutaan? Ini 5 Alasan Innova Diesel Bekas Tahun 2014 Masih Layak Dimiliki!
Jika kamu terus-menerus menggunakan solar kualitas rendah dengan kandungan sulfur tinggi, kerak akan cepat menumpuk.
Akibatnya, semprotan bahan bakar jadi tidak sempurna, mesin tersedak, dan dalam jangka panjang kamu harus melakukan kalibrasi injektor yang biayanya sangat mahal.
2. Performa Maksimal dengan Angka Setana (Cetane) Tinggi
BBM diesel non-subsidi memiliki angka setana (Cetane Number) yang jauh lebih tinggi (CN 51-53) dibandingkan solar subsidi (CN 48).
Baca juga: 5 Cara Merawat Mesin Diesel Lawas Supaya Tetap Bertenaga dan Irit, Perhatikan Hal Ini!
Angka setana ini ibarat Oktan pada bensin, semakin tinggi angkanya, semakin mudah bahan bakar terbakar secara merata di ruang bakar.
3. Memperpanjang Umur Filter Solar dan Komponen Mesin
Salah satu musuh utama mesin diesel adalah kandungan sulfur dan air. BBM berkualitas memiliki kandungan sulfur yang sangat rendah (dibawah 10-50 ppm), sehingga meminimalisir pembentukan asam yang bisa merusak komponen logam di dalam mesin.
Baca juga: Mobil Solar Diisi Pertalite, Apa yang Terjadi? Ini Dampak dan Risikonya
Selain itu, karena proses penyaringannya lebih ketat, BBM berkualitas jarang mengandung endapan kotoran. Ini berarti kamu tidak perlu terlalu sering mengganti filter solar.
Dengan menggunakan BBM yang bersih, kamu sebenarnya sedang melakukan investasi untuk memperpanjang usia pakai mesin kendaraan kamu hingga bertahun-tahun ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pertamina, Shell.co.id