INDOZONE.ID - Bagi sebagian orang, menempuh perjalanan dari Solo ke Semarang tidak selalu harus lewat jalan tol.
Jalur non-tol atau jalan raya nasional sering kali menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin menikmati pemandangan, berburu kuliner di sepanjang jalan, atau sekadar ingin menghemat biaya operasional perjalanan.
Namun, berkendara di jalur utama Jawa Tengah ini memerlukan persiapan mental dan fisik yang berbeda dibanding lewat tol.
Berikut adalah ulasan mengenai jarak, rute, serta estimasi waktu tempuh Solo–Semarang non-tol yang wajib kamu pahami.
Jarak Tempuh Solo – Semarang (Non-Tol)
Secara geografis, jarak antara Kota Solo (Surakarta) dan Kota Semarang melalui jalur darat nasional adalah sekitar 100 hingga 110 kilometer.
Titik keberangkatan biasanya dihitung dari pusat Kota Solo (seperti area Slamet Riyadi atau Terminal Tirtonadi) menuju pusat Kota Semarang (Simpang Lima atau Tugu Muda).
Baca juga: Mengenal Multi Lane Free Flow (MLFF) Alat Bayar Tol Tanpa Berhenti
Meskipun angka kilometernya tidak terlalu besar, kondisi medan yang bervariasi membuat jarak ini terasa lebih jauh dibandingkan angka di atas kertas.
Rute Utama yang Dilewati
Jalur non-tol Solo–Semarang mengikuti rute jalan raya nasional yang sudah melegenda. Berikut adalah urutan kota yang akan kamu lalui:
-
Solo – Kartasura: Titik awal keluar dari wilayah Solo menuju persimpangan besar Kartasura.
-
Boyolali: Kamu akan melewati area perbukitan dengan pemandangan Gunung Merapi dan Merbabu. Jalur di sini didominasi oleh tanjakan dan turunan yang cukup panjang.
-
Salatiga: Jalur lingkar atau jalur kota Salatiga menawarkan udara yang lebih sejuk. Di sini merupakan titik tengah perjalanan yang populer untuk beristirahat.
-
Ungaran: Memasuki wilayah Kabupaten Semarang, jalanan mulai padat dengan aktivitas industri dan bus-bus antarkota.
Baca juga: Jangan Dipaksakan, Segini Waktu Ideal Mengemudi Jarak Jauh di Jalan Tol yang Wajib Dipahami!
Banyumanik (Semarang): Gerbang masuk Kota Semarang dari sisi Selatan yang ditandai dengan turunan curam dan panjang (Gombel).
Estimasi Waktu Tempuh Solo-Semarang Non Tol
Berbeda dengan jalan tol yang waktu tempuhnya bisa diprediksi (sekitar 1 hingga 1,5 jam), waktu tempuh jalur non-tol sangat bergantung pada jenis kendaraan dan kondisi lalu lintas.
-
Sepeda Motor: Estimasi waktu tempuh berkisar antara 2,5 hingga 3 jam. Motor biasanya lebih lincah dalam menembus kemacetan di pasar tumpah atau area industri.
-
Mobil Pribadi: Estimasi waktu tempuh berkisar antara 3 hingga 4 jam. Hal ini dikarenakan mobil harus berbagi lajur dengan truk gandeng dan bus-bus besar yang sering kali melambat di tanjakan Boyolali atau Ungaran.
Waktu tempuh ini bisa membengkak jika kamu melintas pada jam berangkat/pulang kerja (pagi dan sore hari) di mana aktivitas pabrik di daerah Ungaran dan Bawen mencapai puncaknya.
Baca juga: 5 Cara Aman Hindari Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol yang Harus Kamu Pahami, Jangan Disepelekan!
Jalur Solo–Semarang non-tol tetap menjadi rute yang seru untuk dijelajahi, terutama bagi kamu yang tidak sedang terburu-buru.
Dengan jarak sekitar 105 km, perjalanan ini menawarkan pengalaman berkendara yang lebih "hidup" dibanding jalur tol yang monoton.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000, Amatan