Kamis, 05 MARET 2026 • 09:10 WIB

Rider Ini Keliling Sulawesi 6.000 Km Sendirian, Ini Rute Terberat dan Terindah

Author

Om Daeng jelajahi Sulawesi 6.000 km, 69 kota, 25 hari dengan XMAX TECHMAX. (Dok. Pribadi)

INDOZONE.ID - Om Daeng, rider yang sebelumnya menunggangi Yamaha XMAX generasi pertama dari Indonesia ke Mekkah sejauh 27.000 km melewati 12 negara, kini menjelajahi Sulawesi dengan XMAX TECHMAX terbaru.

Touring "Jelajah Sulawesi" berlangsung 25 hari, 17 Januari–13 Februari, mencakup 6.000 km dan 69 kabupaten/kota.

Perjalanan dimulai dari Makassar, lalu menembus jalur panjang yang menghubungkan kota-kota besar dan kecil.

Bulukumba, Bone, Kendari, Baubau, Morowali, Luwuk Banggai, Gorontalo, Manado, Bitung, Palu, Mamuju, Pinrang, hingga Toraja.

Jalur yang dilalui bukan rute wisata biasa. Rute yang dilintas memiliki karakter jalan yang ekstrem.

Om Daeng jelajahi Sulawesi 6.000 km, 69 kota, 25 hari dengan XMAX TECHMAX. (Dok. Pribadi)

Pesisir pantai, jalur antarkota, sampai pegunungan berlapis kabut semua dilahap dalam satu ekspedisi.

Baca juga: Cewek Ini Jelajah 566 Km Bareng Yamaha Gear Ultima, Bensin Irit?

Baca juga: Puasa saat Naik Motor? Ini Tips Biar Tetap Aman di Jalan

Jalur Terberat dan Paling Indah

Segmen paling berat ada di Morowali menuju Luwuk Banggai.

Jalan pegunungan sempit, tanjakan panjang, tikungan teknikal menjadi kombinasi yang bikin konsentrasi wajib penuh sepanjang waktu.

"Di sini benar-benar menguji fokus dan stamina. Tapi XMAX TECHMAX terasa lebih ringan dan lincah saat harus bermain di tikungan pegunungan,"* kata Om Daeng.

Sebaliknya, rute favorit justru ada di Amurang menuju Kotamobagu.

Panorama sunset di Bukit Sasayaban, pantai berbatu eksotis, lalu berganti lanskap dataran tinggi Kotamobagu yang sejuk. Namun, kontras itulah yang bikin touring di Sulawesi berbeda dari pulau lain.

Misi Sosial di Setiap Kota

Touring ini bukan murni petualangan pribadi.

Di setiap provinsi yang disinggahi, Om Daeng mampir ke yayasan dan panti asuhan. Sia memberikan sembako di Baubau, mainan anak-anak di Kotamobagu, hingga alat tulis di Palu.

"Kebahagiaan terbesar dalam perjalanan ini bukan hanya sampai tujuan dengan selamat dan menikmati keindahan alam Sulawesi yang mempesona, tapi bisa berbagi langsung dan melihat senyum anak-anak di setiap kota yang saya datangi serta bersilahturahmi dengan kawan-kawan sesama biker MAXI Yamaha," ungkap Om Daeng.

Momen ini juga menjadi ajang kumpul komunitas biker MAXI Yamaha se-Sulawesi.

Performa XMAX TECHMAX di Medan Nyata

Om Daeng pun punya pembanding antara XMAX generasi pertama yang sudah menemaninya lintas benua.

"Motor ini terasa lebih ramping, lebih lincah, dan lebih ringan. Handling jauh lebih enak, terutama untuk jalur pegunungan. Overall riding experience meningkat lebih baik," ujarnya.

Dua fitur yang paling terasa manfaatnya di lapangan, yakni navigasi Garmin Street Cross yang terintegrasi di panel TFT, dan jok model Eropa dengan sandaran lumbar support.

"Awalnya saya pikir (navigasi) tidak terlalu terpakai. Tapi ternyata ketika saya coba sangat membantu dan petanya pun akurat, apalagi saat hujan saya tidak perlu mengeluarkan HP lagi," tambah Om Daeng.

Om Daeng kini bergerak ke Nusa Tenggara Timur, menyeberang dari Pelabuhan Bira, Sulawesi Selatan menuju Labuan Bajo.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YIMM

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU