Fungsi Overdrive di Mobil Matic yang Perlu Dipahami, Wajib Paham Biar Perjalanan Makin Nyaman!
INDOZONE.ID - Bagi kamu yang sehari-hari membelah kemacetan kota dengan mobil bertransmisi otomatis, keberadaan tombol kecil bertuliskan O/D alias Overdrive pasti sudah tidak asing lagi.
Biasanya tombol ini nangkring di area tuas transmisi, dan ketika ditekan, indikator "O/D OFF" akan menyala di panel instrumen dasbor.
Sayangnya, meskipun sering dilihat, masih banyak pengemudi pemula yang bingung atau bahkan takut menyentuh tombol satu ini.
Ada miskonsepsi yang mengira Overdrive berfungsi seperti tombol "Turbo" untuk ngebut, padahal fungsinya jauh lebih taktis dari itu.
Nah, biar kamu makin jago dan perjalanan harianmu makin nyaman serta efisien, yuk kenalan dengan 3 fungsi penting Overdrive di mobil matik yang wajib kamu pahami!
Fungsi Tombol Overdrive di Transmisi Mobil Matic yang Harus Dipahami
1. Menjaga Konsumsi BBM Tetap Irit saat Melaju di Kecepatan Tinggi
Fungsi utama dari Overdrive dalam kondisi aktif (normal) adalah untuk membuat konsumsi bahan bakar mobil menjadi jauh lebih efisien, terutama ketika kamu sedang melaju konstan di jalur bebas hambatan atau jalan tol.
Secara mekanis, saat Overdrive aktif, transmisi mobil matik diizinkan untuk masuk ke gigi tertinggi (misalnya gigi 4 pada matik konvensional).
Pada posisi ini, rasio gigi Overdrive diatur agar putaran mesin (RPM) menjadi lebih rendah daripada putaran roda.
Baca juga: Pilih Mobil Matic atau Manual untuk Pemula Baru Bisa Nyetir? Mending Simak Dulu Pembahasannya!
Hasilnya, saat kamu melaju di kecepatan 80–100 km/jam, raungan mesin akan terdengar sangat halus dan rileks karena RPM tetap terjaga di angka yang rendah. Karena mesin tidak perlu bekerja ekstra keras, otomatis sirkulasi bensin yang terbakar menjadi sangat minim dan irit.
2. Mendapatkan Akselerasi Instan saat Menyalip
Pernahkah kamu berada di situasi ingin menyalip truk besar di lajur kanan jalan tol, tetapi merasa respons mobil matik kamu agak lambat atau tertahan? Di sinilah fungsi penonaktifan Overdrive bekerja.
Dengan menekan tombol O/D hingga indikator "O/D OFF" menyala di dasbor, kamu sedang memerintahkan komputer mobil untuk menurunkan posisi gigi (misalnya dari gigi 4 turun ke gigi 3) dan menahannya agar tidak naik kembali. Proses kickdown instan ini akan langsung mendongkrak putaran mesin ke RPM yang lebih tinggi.
Hasilnya, mobil kamu akan mendapatkan pasokan tenaga dan torsi segar secara instan, membuat manuver menyalip kendaraan di depan menjadi jauh lebih responsif, cepat, dan aman.
3. Menghasilkan Efek Engine Brake saat Melewati Jalan Turunan Tajam
Musuh terbesar mobil matic saat melewati jalur pegunungan atau turunan curam adalah hilangnya daya cengkeram rem fisik akibat terlalu panas (brake fade). Karena tidak memiliki kopling manual, mobil matik cenderung meluncur bebas tanpa ada hambatan dari mesin.
Untuk menyiasati hal ini, kamu bisa menonaktifkan fungsi Overdrive (O/D OFF). Begitu fungsi ini dimatikan dan transmisi turun ke gigi yang lebih rendah, mobil otomatis akan menahan lajunya sendiri menggunakan bantuan putaran mesin atau efek engine brake.
Baca juga: Wajib Tahu! Arti Huruf pada Persneling Mobil Matic P, R, N, D, S, L
Fitur ini sangat krusial untuk membantu memperlambat laju kendaraan tanpa perlu menginjak pedal rem secara terus-menerus. Rem fisik mobil kamu jadi tidak cepat panas, lebih awet, dan risiko rem blong di jalanan menurun bisa dihindari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: SUZUKI