Ilustrasi transmisi mobil matic. (Dok. Freepik.)
INDOZONE.ID - Mobil matic punya empat pantangan agar transmisi awet. Jangan pindah ke netral di turunan, jangan ganti gigi sebelum mobil berhenti, jangan geber mesin dari netral langsung ke Drive, dan jangan masukkan tuas ke posisi P sebelum kendaraan benar-benar berhenti.
Empat kebiasaan ini pelan-pelan bisa membunuh transmisi matik kamu.
Banyak pengemudi mobil matic merasa aman-aman saja dengan kebiasaan lama mereka. Padahal transmisi matik punya sistem kerja yang kompleks, satu komponen rusak bisa merembet ke komponen lain. Biaya perbaikannya nggak murah.
Yang paling sering terjadi adalah kebiasaan pindah ke posisi netral saat melewati turunan.
Logikanya terdengar masuk akal. Tanpa gigi, mesin tidak kerja keras, bensin hemat. Tapi ini justru sebaliknya.
Melansir laman Suzuki Inonesia, cara tersebut salah dan jika sering dilakukan akan menyebabkan transmisi jebol, karena terdapat pompa oli dan lainnya.
Baca juga: Mengenal Risiko Dinding Ban Mobil Benjol yang Harus Kamu Pahami, Jangan Dipaksa Jalan!
Pada mobil modern, kalau kamu tetap masuk gigi di turunan, fuel injector otomatis tertutup dan putaran roda meneruskan tenaga ke mesin. Artinya nol konsumsi bahan bakar.
Transmisi GWM Tank 300 Diesel. (Indozone/Rachmat Fahzry)
Jadi hemat bensin justru dicapai dengan tetap masuk gigi, bukan netral.
Ini kebiasaan yang kelihatannya kecil tapi dampaknya besar. Saat mau mundur dari posisi D, banyak pengemudi langsung pindah tuas ke R sebelum mobilnya benar-benar berhenti. Salah besar.
Transmisi dirancang untuk mengganti gigi, bukan untuk menghentikan kendaraan. Fungsi berhenti itu tugas rem, bukan transmisi.
Kalau kamu pakai perpindahan gigi sebagai "rem alternatif", umur transmisi bakal jauh lebih pendek.
Sama halnya dengan kebiasaan di lampu merah. Mayoritas pengemudi matic membiarkan tuas di posisi D sambil menginjak rem terus-terusan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Suzuki Indonesia