Selasa, 23 JUNI 2026 • 17:57 WIB

Dear Gen Z, Ini 5 Langkah Kredit Mobil Terbaru yang Wajib Kamu Perhatikan

Author

Ilustrasi pembelian mobil baru. (freepik)

INDOZONE.ID - Bagi generasi muda alias Gen Z yang baru saja memasuki dunia kerja atau merintis bisnis, memiliki mobil sendiri tentu menjadi salah satu target pencapaian hidup yang sangat membanggakan.

Terlebih di kota-kota besar yang padat seperti area Ibu Kota, mobil sering kali dirasa sebagai kebutuhan mendesak untuk menunjang produktivitas mobilitas harian.

Namun, membeli mobil apalagi melalui jalur kredit jangka panjang bukanlah perkara yang bisa diputuskan hanya modal gengsi atau ikut-ikutan tren media sosial semata.

Membeli mobil berarti kamu siap mengikat diri dengan kewajiban finansial yang besar selama bertahun-tahun ke depan.

Jika tidak direncanakan dengan kepala dingin, pos cicilan ini justru bisa menjadi bumerang yang mencekik arus kas keuanganmu.

Biar tidak salah langkah dan berujung pada kredit macet, yuk terapkan 5 langkah kredit mobil terbaru berikut ini. Ingat, jangan dipaksakan kalau belum siap, ya!

Tips Kredit Mobil Baru untuk Gen Z yang Wajib Dipahami

1. Ukur Kemampuan Finansial 

Ilustrasi menghitung biaya kredit mobil (Freepik)

Langkah paling pertama dan paling krusial sebelum kamu melihat-lihat brosur mobil adalah menghitung kesehatan isi dompetmu secara jujur. Pakai aturan emas finansial, total cicilan utang bulanan tidak boleh melebihi 30% dari pendapatan bersih harian atau bulanan kamu.

Misalnya, jika gaji atau penghasilan bersih kamu saat ini berada di angka Rp10 juta per bulan, maka plafon cicilan mobil maksimal yang aman bagi keuanganmu adalah Rp3 juta saja.

Jangan pernah nekat mengambil cicilan di atas angka tersebut, karena kamu masih harus menyisihkan uang untuk biaya hidup harian, tabungan masa depan, dan dana darurat.

2. Alokasikan DP Lebih Besar untuk Memperkecil Angsuran

Ilustrasi Menghitung Pajak Progresif

Jangan mudah tergiur dengan promo iklan down payment (DP) atau uang muka super murah Rp0 atau belasan juta rupiah yang berseliweran di diler.

DP yang terlalu rendah otomatis akan membuat nilai pokok utangmu membengkak, yang ujung-ujung berakibat pada nominal cicilan bulanan yang tinggi atau tenor yang terlampau panjang.

Baca juga: Intip Simulasi Kredit Suzuki Fronx SGX Hybrid AT Terbaru Mei 2026, Cocok Nih Buat Muda-mudi Gen Z!

Langkah cerdasnya, cobalah menabung sedikit lebih sabar untuk menyiapkan DP ideal di angka 20% hingga 30% dari harga total kendaraan. Dengan menyetorkan uang muka yang lebih besar di awal, beban angsuran bulanan kamu akan jauh lebih ringan dan rasionya masuk dalam kategori aman bagi arus kas anak muda.

3. Pilih Tenor yang Rasional (Disarankan Maksimal 3-4 Tahun)

Ilustrasi dealer mobil. (freepik/welcomia)

Perusahaan pembiayaan (leasing) saat ini banyak menawarkan pilihan masa tenor yang sangat panjang, bahkan ada yang mencapai 6 hingga 7 tahun demi memikat konsumen dengan iming-minggu cicilan murah.

Namun, bagi Gen Z, sangat disarankan untuk mengambil tenor yang rasional, yaitu maksimal 3 hingga 4 tahun. Mengapa? Semakin lama masa tenor yang kamu ambil, maka total akumulasi bunga yang harus kamu bayarkan ke pihak leasing akan menjadi jauh lebih besar.

Baca juga: Cara Mengajukan Kredit Kendaraan di Bank agar Cepat Disetujui, Apa Saja?

Selain itu, mobil adalah aset yang nilainya mengalami depresiasi (penurunan harga) setiap tahun, jadi sangat merugi jika kamu harus mencicil mobil melebihi masa keemasan usia pakai kendaraan tersebut.

4. Hitung "Biaya Tersembunyi" setelah Mobil Keluar dari Diler

Ilustrasi servis mobil. (Dok. Astra Daihatsu Motor)

Banyak anak muda pemula yang terjebak karena mengira pengeluaran mobil hanya sebatas membayar cicilan bulanan saja. Nyatanya, memiliki mobil mendatangkan rentetan biaya operasional rutin yang wajib kamu masukan ke dalam kalkulasi anggaran bulanan.

Baca juga: Mau Beli City Car? Segini Simulasi Kredit Toyota Raize Terbaru Tahun 2025 yang Perlu Kamu Simak!

Kamu harus siap mengalokasikan dana ekstra untuk pembelian bensin non-subsidi (seperti Pertamax harian), biaya perawatan servis berkala di bengkel resmi, tarif parkir harian di kantor atau mal, biaya tol, pajak kendaraan tahunan (PKB), hingga asuransi kendaraan.

Pastikan sisa pendapatanmu setelah dipotong cicilan masih sangat longgar untuk mengover biaya-biaya tersembunyi ini.

5. Cek Riwayat Skor Kreditmu di SLIK OJK Terlebih Dahulu

Petugas FIFGroup melayani nasabah yang melakuakn pembayaran angsuran kredit (Dok. FIFGroup)

Sebelum kamu mengajukan aplikasi kredit ke pihak bank atau leasing, mereka akan terlebih dahulu melacak rekam jejak finansialmu melalui sistem SLIK OJK (Sistem Layanan Informasi Keuangan).

Baca juga: 4 Alasan Toyota New Raize 2026 Layak Masuk Daftar Mobil Baru, Ini Skema Cicilan Lengkapnya

Bagi Gen Z yang aktif menggunakan fitur keuangan digital masa kini, pastikan kamu memiliki riwayat yang bersih. Tunggakan-tunggakan kecil yang sering disepelekan seperti telat membayar tagihan PayLater, cicilan belanja online, atau kartu kredit bisa membuat skor kreditmu buruk.

Jika namamu sudah masuk blacklist atau memiliki rapor merah di SLIK OJK, maka pihak lembaga keuangan tidak akan ragu untuk langsung menolak pengajuan kredit mobilmu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Auto 2000

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU