INDOZONE.ID - Toyota memancing rasa penasaran pecinta otomotif. Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan mobil sport prototipe misterius sedang menjalani pengujian di Fuji Speedway, Jepang.
Banyak yang menduga mobil ini adalah calon Toyota Celica generasi baru atau bahkan penerus MR2.
Jika benar, model tersebut diperkirakan meluncur pada 2027 dengan mesin 2.0 liter turbo dan sistem penggerak semua roda (AWD).
Mobil prototipe itu pertama kali muncul lewat unggahan akun X @You_SuiKoyoAZ.
Durasi videonya memang hanya beberapa detik, tetapi cukup untuk memancing berbagai spekulasi.
Suara knalpot yang terdengar menggelegar dan perpindahan gigi yang dinilai khas transmisi manual langsung menjadi bahan pembahasan di komunitas otomotif.
Baca juga: Bos Toyota Ingin Produsen Mobil Jepang Bersatu Kalahkan China, Bukan Perang Harga
Dari tampilan luarnya, mobil tersebut memiliki bentuk coupe dua pintu dengan lampu depan tipis, ventilasi udara besar di kap mesin.
Sementara desain lampu belakang mirip dengan desain mobil-mobil Toyota terbaru.
Video yang beredar memang belum bisa memastikan posisi mesin.
Namun, sejumlah ciri desain membuat banyak pengamat meyakini bahwa inilah mobil sport bermesin tengah yang selama ini dirumorkan.
Nama Celica paling sering dikaitkan, meski sebagian laporan juga menyebut kemungkinan kebangkitan MR2.
Jika dugaan tersebut benar, ini akan menjadi langkah menarik bagi Toyota.
Pasalnya, Celica terakhir diproduksi pada 2006, sementara MR2 sudah lebih dulu menghilang dari pasar global.
Mesin 2.0 Turbo
Rumor yang beredar juga menyebut mobil ini akan mengusung mesin bensin 2.0 liter turbo empat silinder generasi terbaru milik Toyota.
Tenaga dari mesin tersebut dikabarkan mencapai sekitar 400 hp pada versi standar.
Sementara itu, varian performa tinggi dengan turbo yang lebih besar disebut berpotensi menghasilkan tenaga mendekati 600 hp.
Ada pula kabar bahwa mobil ini akan mengusung teknologi elektrifikasi, meski Toyota belum mengungkap seperti apa sistem yang akan digunakan.
Bisa berupa hybrid ringan maupun konfigurasi yang lebih kompleks.
Menariknya lagi, mobil tersebut disebut-sebut tidak akan memakai logo Toyota.
Sebaliknya, mobil ini berpotensi dipasarkan langsung di bawah nama Gazoo Racing (GR) sebagai merek performa yang lebih mandiri.
Debut Bisa Dimulai dari Versi Balap
Sebelum versi jalan raya diperkenalkan, bukan tidak mungkin Toyota lebih dulu meluncurkan varian balap spesifikasi World Rally Championship (WRC).
Strategi seperti ini bukan sesuatu yang asing. Toyota beberapa kali memanfaatkan ajang motorsport sebagai tempat menguji teknologi sekaligus membangun citra mobil performanya sebelum masuk jalur produksi.
Jika seluruh pengembangan berjalan sesuai rencana, debut mobil sport misterius ini diperkirakan terjadi pada 2027.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Moto1