INDOZONE.ID - Lepas L8 menjadi SUV plug-in hybrid (PHEV) terbaru yang dipasarkan di Indonesia dengan banderol Rp589 juta (OTR Jakarta).
Mobil ini menggabungkan motor listrik dan mesin bensin, sehingga diklaim bisa melaju lebih dari 100 km dalam mode listrik dan memiliki jarak tempuh kombinasi hingga 1.300 km.
Indozone ikut menjajal langsung SUV ini dalam sesi test drive Jakarta-Sentul-Jakarta, untuk merasakan sensasi berkendaranya di kondisi jalan nyata pada Minggu (26/7/2026).
Baca juga: Harga Lepas L8 Resmi Rp589 Juta di Indonesia, SUV Listrik Makin Ramai
Platform LEX
Lepas L8 disebut Lepas sebagai SUV premium yang dibangun di atas LEX Intelligent New Energy Platform.
Platform ini mengusung empat fokus utama, yakni efisiensi energi, stabilitas, kabin lega, dan tingkat kesenyapan yang lebih baik.
"Melalui Lepas L8, kami ingin menghadirkan pengalaman elektrifikasi yang terasa natural, nyaman, dan relevan dengan gaya hidup masyarakat Indonesia," ujar Temmy Wiradjaja, Vice Country Director LEPAS Indonesia.
Kesan Setelah Menjajal Lepas L8
Lalu bagaimana rasanya saat dipakai berkendara sebagai pengemudi dan penumpang?
Indozone mencoba Lepas L8 dari Jakarta menuju Sentul lalu kembali lagi ke Jakarta. Rutenya mulai dari jalan perkotaan, tol, hingga beberapa tanjakan yang bisa menggambarkan penggunaan sehari-hari.
Kesan pertama datang dari kabinnya. Ruang penumpang, terutama di baris kedua, terasa lega. Posisi duduk juga nyaman untuk perjalanan jauh.
Buat keluarga muda atau yang sering bepergian bersama teman, ruang kabin jadi salah satu nilai jual yang paling terasa.
Sayangnya, material interior menurut kami masih belum sepenuhnya mencerminkan label SUV premium.
Beberapa panel masih terasa biasa saja jika dibandingkan rival di kisaran harga yang sama. Ini mungkin akan menjadi salah satu pertimbangan calon pembeli yang mengutamakan kualitas finishing kabin.
Kabin yang diklaim senyap, kami rasa juga kurang mumpuni jika dibandingkan dengan SUV dari kelas yang sama. Kami merasa suara dari luar masih cukup terdengar, namun suara dengungan laju ban sudah terasa senyap.
Performa
Soal tenaga, Lepas L8 memberi impresi positif.
Akselerasinya responsif dan perpindahan tenaga terasa halus berkat kombinasi motor listrik dan mesin bensin.
Saat diajak bermanuver di tikungan dengan kecepatan sekitar 60-70 km/jam, bodinya juga terasa stabil dan minim limbung.
Meski begitu, karakter handling seperti ini kemungkinan baru benar-benar terasa saat melaju di jalan bebas hambatan atau rute luar kota.
Dalam lalu lintas perkotaan yang padat, kesempatan untuk mengeksplorasi kemampuan tersebut tentu jauh lebih terbatas.
Dari sisi tampilan, desain eksterior menjadi salah satu daya tariknya. Proporsi bodinya terlihat gagah dengan bahasa desain yang modern.
Mobil ini juga dibekali fitur seperti 16 ADAS, Automatic Parking Assist, Remote Parking Assist, kamera 540 derajat, kursi pijat, ambient light 256 warna, hingga fitur Vehicle-to-Load (V2L).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan