Rabu, 16 AGUSTUS 2023 • 13:40 WIB

Polusi Makin Mengkhawatirkan, Pengamat Nilai Pembenahan Transportasi Jadi Solusi

Author

Polusi di Jakarta

INDOZONE.ID - Pembenahan sektor transportasi dinilai menjadi solusi untuk mengatasi polusi udara di Jakarta. Hal itu diungkap oleh pengamat transportasi dari Universitas Indonesia (UI), Ellen Tangkudung.

"Menurut saya untuk mengurangi polusi udara itu hanya satu-satunya jalan adalah dari segi transportasi," kata Ellen, seperti dikutip dari Antara, Rabu (16/8/2023).

Menurutnya, polusi udara di Jakarta disebabkan oleh mobilitas dan emisi kendaraan bermotor. Oleh sebab itu, solusi untuk mengurangi polusi ialah membenahi sistem transportasi menuju lebih ramah lingkungan.

Ellen menambahkan, beberapa mekanisme sudah diterapkan untuk mengatasi polusi udara, terutama dalam hal pengurangan emisi kendaraan.

Meski sudah ada aturan pengurangan emisi yang berlaku di DKI Jakarta, namun Ellen  mengingatkan bahwa langkah-langkah ini harus diperluas hingga ke wilayah Jabodetabek, mengingat udara tidak mengenal batas administratif.

Baca Juga: Ancam Kesehatan Pernapasan, Kendaraan Listrik Dinilai Jadi Solusi Kurangi Polusi di Jakarta

Salah satu langkah konkret yang ditekankan oleh Ellen adalah penerapan pengecekan emisi gas buang. Dia mengingatkan pentingnya mengikuti aturan yang telah ditetapkan untuk memastikan kendaraan tetap menjaga standar emisi yang diizinkan.

Lebih lanjut, Ellen juga menyoroti pentingnya mendorong penggunaan kendaraan listrik. Tapi dia menyadari bahwa harga kendaraan listrik masih menjadi hambatan bagi masyarakat.

Untuk itu, pemberian subsidi kendaraan listrik perlu didukung dengan persyaratan yang lebih mudah dan mekanisme yang lebih terjangkau.

Ellen juga menilai, transportasi publik berbasis kendaraan listrik harus menjadi fokus utama. Dia pun mengapresiasi TransJakarta dalam menghadirkan bus listrik.

Namun menurut Ellen, peralihan kendaraan umum menjadi listrik juga harus dilakukan oleh moda transportasi angkutan umum lainnya.

"Tapi jangan hanya bus listrik, tapi juga Jaklingko, mikrotrans, itu juga listrik. Jadi maksud dan tujuan dari semua rencana induk transportasi yang dikembangkan di kegiatan-kegiatan DKI Jakarta ini harus menuju ke sana semuanya. termasuk penyediaan SPKLU (stasiun pengisian kendaraan listrik umum)," bebernya.

Ellen juga turut menyinggung mengenai mobilisasi masyarakat. Dia mengatakan bahwa pandemi COVID-19 telah membuktikan bahwa pengurangan mobilitas, dapat memberikan dampak positif pada kualitas udara.

Ellen pun menilai bahwa wacana pemerintah untuk kembali menerapkan work from home (WFH) kepada para pegawai, bisa berdampak positif pada pengurangan polusi udara di Jakarta.

Baca Juga: Produsen Helm di India Buat Helm Anti Polusi Harga Segini, Teknologinya Canggih Banget!

Dia pun menambahkan, upaya untuk mengatasi polusi udara di Jakarta juga harus melibatkan sektor angkutan barang. Dia menilai truk pengangkut logistik turut menyumbang polusi udara di Jakarta.

"Itu banyak di jalan tol di Jakarta truk dengan kecepatan rendah, gas buangnya tinggi sekali. Bagaimana caranya supaya angkutan barang di Jakarta ini bukan hanya diangkut oleh kendaraan roda empat atau lebih, tapi juga ada mekanisme pengangkutan angkutan barang logistik dengan kereta. Jadi dialihkan karena kereta itu cukup banyak, kapasitas besar," ucap dia.

Ellen menilai apabila mekanisme-mekanisme tersebut dijalankan disertai dengan kesadaran bersama dan dukungan dari berbagai pihak, polusi udara di Jakarta bisa berangsur berkurang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU