Ilustrasi berkendara saat hujan. (freepik)
INDOZONE.ID - Pernah nggak sih, kamu lagi enak-enak nyetir, tiba-tiba hujan turun deras dan suara air hujan di atap mobil bikin kuping jadi nggak nyaman?
Atap mobil berisik saat hujan memang jadi masalah umum, apalagi buat mobil dengan peredam kabin yang kurang optimal. Suara hujan yang terlalu keras, bisa bikin kamu sulit fokus, bahkan ngobrol di dalam mobil pun jadi terganggu.
Tapi tenang, masalah ini bukan berarti nggak bisa diatasi. Ada beberapa cara praktis dan efektif yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi suara berisik di plafon mobil saat hujan. Yuk, simak lima tips yang bisa kamu coba sendiri atau bawa ke bengkel!
Ilustrasi peredam mobil. (Astra Daihatsu)
Salah satu cara paling ampuh untuk mengatasi atap mobil berisik adalah dengan memasang peredam suara tambahan di bagian plafon.
Material peredam seperti damper sheet, alumunium foil foam, atau mat peredam berbahan butyl bisa menyerap suara hujan yang jatuh di atap dan mengurangi resonansi suara yang masuk ke kabin.
Pemasangan bisa kamu lakukan di bengkel spesialis audio atau interior mobil. Hasilnya langsung terasa, lho! Suara hujan jadi lebih lembut dan kabin terasa lebih kedap.
Ilustrasi Karpet Mobil (Auto 2000)
Meskipun sumber suara berasal dari atap, menambahkan lapisan peredam di lantai mobil juga membantu menyerap suara secara keseluruhan.
Karpet tebal atau mat peredam yang dipasang di bawah karpet bawaan mobil bisa meningkatkan insulasi suara dalam kabin, termasuk suara dari atap saat hujan.
Baca juga: Masuk Musim Hujan, Kenali 5 Kerusakan Wiper Mobil yang Sering Terjadi dan Harus Kamu Ketahui!
Efeknya mungkin nggak sebesar peredam plafon, tapi lumayan untuk menambah kenyamanan, terutama jika kamu sering berkendara di cuaca hujan.
Kabin GWM Ora 03. (Indozone/Rachmat Fahzry)
Kadang, suara berisik yang kamu dengar saat hujan bukan cuma dari air yang jatuh, tapi juga dari plafon mobil yang longgar atau sudah rusak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000