SPBU Pertamina. (Dok. Pertamina)
INDOZONE.ID - Belakangan ini, penggunaan bahan bakar yang dicampur dengan etanol mulai banyak dibicarakan.
Apalagi, setelah beberapa negara mulai menerapkan kebijakan penggunaan biofuel, untuk mengurangi emisi dan ketergantungan terhadap minyak bumi.
Di Indonesia, wacana penerapan BBM berbasis etanol juga semakin menguat, mengingat bahan ini bisa dihasilkan dari sumber nabati seperti tebu atau singkong.
Tapi, sebelum kamu buru-buru menganggap etanol sebagai solusi ajaib, penting untuk tahu bahwa penggunaan etanol dalam bahan bakar kendaraan punya dampak positif dan negatif.
Nah, berikut ini adalah 5 dampak penggunaan etanol pada BBM kendaraan yang perlu kamu pahami, agar kamu bisa menilai apakah bahan ini benar-benar bagus buat mesin mobil atau motor kamu. Simak selengkapnya di bawah ini!
Ilustrasi uji emisi pada knalpot mobi. (Dok. Auto2000)
Salah satu keunggulan utama dari etanol adalah sifatnya yang lebih ramah lingkungan dibandingkan bensin murni. Etanol berasal dari bahan organik yang bisa diperbarui, seperti tebu atau jagung, sehingga kadar karbon yang dihasilkan saat pembakaran relatif lebih rendah.
Campuran bensin dengan etanol, misalnya E10 (10 persen etanol, 90 persen bensin), bisa membantu menurunkan emisi CO dan hidrokarbon yang keluar dari knalpot kendaraan.
Karena itulah, banyak negara maju seperti Brasil dan Amerika Serikat sudah lama menggunakan bioetanol sebagai bagian dari strategi energi bersih mereka.
Ilustrasi pemeriksaan mesin mobil oleh teknisi. (Dok. Istimewa)
Etanol punya angka oktan yang lebih tinggi dibanding bensin biasa. Semakin tinggi angka oktan, semakin baik kemampuan bahan bakar menahan ketukan (knocking) di mesin.
Ini artinya, pembakaran di ruang mesin bisa terjadi dengan lebih sempurna dan stabil.
Baca juga: Soal Campuran Etanol di BBM, Guru Besar ITB: Menuju Energi Hijau
Efeknya, mesin jadi terasa lebih halus dan efisien, serta risiko kerak karbon di ruang bakar juga bisa berkurang. Dalam jangka panjang, hal ini bisa membuat performa kendaraan lebih konsisten, terutama jika kamu rutin memakai bahan bakar dengan kualitas baik dan sesuai rekomendasi pabrikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000