Illustrasi proses pengisian BBM (Freepik.com)
INDOZONE.ID - Bahan bakar adalah “asupan” utama bagi mesin kendaraan. Pemilihan BBM yang tepat sesuai spesifikasi mesin sangat penting untuk menjaga performa dan umur pakainya.
Namun, masih banyak pengendara yang kerap gonta-ganti BBM karena tergiur harga lebih murah atau penasaran ingin mencoba jenis lain. Kebiasaan ini terlihat sepele, tapi ternyata bisa membawa dampak buruk bagi kendaraan.
Supaya kamu tidak salah langkah, berikut lima efek samping yang perlu kamu pahami sebelum terlalu sering mengganti jenis bahan bakar. Simak selengkapnya di bawah ini!
Ilustrasi servis mobil. (Freepik)
Setiap jenis BBM memiliki campuran aditif dan kadar oktan atau cetane yang berbeda. Ketika kamu kerap berganti bahan bakar, sisa zat dari BBM lama bisa bereaksi dengan yang baru dan membentuk endapan di dalam tangki, saluran, maupun pompa bahan bakar.
Endapan ini lambat laun akan mengganggu aliran BBM menuju injektor. Filter bahan bakar akan bekerja lebih keras karena harus menyaring kotoran tersebut.
Jika dibiarkan, filter bisa tersumbat, pompa BBM mengalami keausan lebih cepat, bahkan suplai bahan bakar menjadi tidak stabil. Akibatnya, mesin terasa tersendat saat akselerasi dan konsumsi BBM pun semakin boros.
Kenali 5 Tanda Mobil Butuh Servis. (ANTARA/ Sizuka)
Mesin kendaraan didesain agar bekerja optimal dengan bahan bakar yang memiliki angka oktan (untuk bensin) atau cetane (untuk diesel) tertentu.
Ketika kamu sering berpindah dari BBM beroktan rendah ke tinggi atau sebaliknya, sistem pembakaran akan mengalami ketidakstabilan. Gejalanya bisa terlihat dari tarikan mesin yang tidak mulus, tenaga terasa loyo, dan suara mesin jadi lebih kasar.
Baca juga: Gampang, Begini 5 Cara Merawat Mesin Diesel Modern Supaya Tetap Awet dan Bekerja Optimal!
Bahkan pada beberapa kasus, ECU (Electronic Control Unit) perlu melakukan penyesuaian ulang, sehingga pembakaran menjadi kurang sempurna. Akibatnya, mobil atau motor kamu akan terasa lebih berat saat dipacu dan efisiensi bahan bakar menurun.
Tampilan mesin Mitsubishi Destinator terbaru. (https://www.mitsubishi-motors.co.id/)
Knocking atau detonasi adalah suara ketukan yang terjadi di dalam ruang bakar akibat pembakaran yang tidak sempurna. Kebiasaan mengganti BBM dengan kadar oktan yang tidak sesuai bisa memicu masalah ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000