Tampilan ban dan velg Chery Tiggo 9 CSH 2025. (INDOZONE/Dwi Ajie)
INDOZONE.ID - Banyak pemilik mobil yang mengganti velg standar ke ukuran yang lebih besar demi tampilan yang lebih sporty dan elegan. Memang, mobil dengan pelek besar terlihat lebih gagah dan keren, apalagi jika dipadukan dengan ban tipis.
Tapi, muncul pertanyaan yang sering bikin ragu, "Apakah ganti velg ke ukuran lebih besar bikin konsumsi bahan bakar (BBM) jadi lebih boros?"
Jawabannya, iya, bisa lebih boros. Tapi, seberapa borosnya dan apa penyebabnya? Yuk, kita bahas detailnya supaya kamu bisa menimbang untung-ruginya sebelum memodifikasi mobil kesayanganmu.
Velg Hyundai Palisade Hybrid 2025. (Indozone/Rachmat Fahzry)
Velg dengan ukuran lebih besar umumnya memiliki bobot yang lebih berat, terutama jika menggunakan material biasa, seperti baja atau logam campuran non-forged.
Ketika bobot unsprung mass (massa tidak tersuspensi seperti roda dan rem) bertambah, mesin harus mengeluarkan tenaga lebih besar untuk menggerakkan kendaraan. Hal ini secara langsung berdampak pada konsumsi bahan bakar yang meningkat.
Semakin berat roda, maka semakin besar pula beban kerja pada sistem penggerak, khususnya saat start atau akselerasi. Meskipun di kecepatan konstan perbedaannya mungkin tidak terlalu terasa, tetapi dalam penggunaan harian di kota dengan stop-and-go traffic, efek ini bisa cukup signifikan.
Saat mengganti velg ke ukuran lebih besar, biasanya kamu juga akan menggunakan ban dengan profil lebih lebar agar proporsinya tetap pas.
Ban yang lebih lebar berarti memiliki hambatan gulir (rolling resistance) yang lebih tinggi, artinya gesekan antara ban dan permukaan jalan meningkat. Kondisi ini membuat mesin bekerja lebih keras untuk mempertahankan kecepatan.
Baca juga: 5 Cara Merawat Velg Mobil yang Benar supaya Tetap Awet
Meskipun ban lebar bisa memberikan traksi lebih baik, terutama saat menikung atau di permukaan basah, sisi negatifnya adalah konsumsi BBM yang meningkat.
Ban dengan rolling resistance tinggi akan menyerap lebih banyak tenaga dari mesin, artinya kamu harus lebih sering mengisi bahan bakar jika tidak diimbangi dengan gaya berkendara yang efisien.
Ilustrasi cara merawat ban mobil. (Freepik/standret)
Mengganti velg dan ban ke ukuran yang lebih besar akan mengubah diameter total roda. Perubahan ini mempengaruhi rasio akhir roda terhadap jalan (final drive ratio).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: SUZUKI