Tuas Transmisi. (Freepik/KrishnaTedjo)
INDOZONE.ID - Di tengah tren mobil modern yang kini banyak menggunakan transmisi CVT (Continuously Variable Transmission), ternyata masih banyak penggemar otomotif yang justru lebih memilih transmisi otomatis konvensional (AT).
Meski dianggap “teknologi lama”, transmisi AT punya keunggulan tersendiri yang bikin sebagian orang tetap setia. Bahkan, untuk kamu yang suka sensasi berkendara lebih nyata dan performa tangguh, transmisi ini bisa jadi pilihan terbaik.
Nah, biar kamu makin paham perbedaannya, berikut lima kelebihan transmisi AT dibanding CVT yang sering luput dari perhatian. Simak selengkapnya di bawah ini!
Ilustrasi mengemudi mobil. (Pixabay/Skitterphoto)
Salah satu hal paling terasa dari mobil bertransmisi AT adalah, respons mesinnya yang lebih spontan. Saat kamu menginjak pedal gas, perpindahan giginya terasa lebih tegas dan langsung memberikan dorongan kuat.
Berbeda dengan CVT yang cenderung memberikan efek “ngempos” di awal akselerasi, transmisi AT menggunakan gear rasio tetap, sehingga tenaga dari mesin bisa tersalurkan secara penuh tanpa jeda.
Inilah sebabnya mobil AT sering dipilih oleh mereka yang ingin sensasi berkendara lebih powerful, terutama di jalan menanjak atau saat butuh akselerasi cepat di tol.
Ilustrasi servis mobil. (Dok. Auto2000)
Banyak yang bilang, kalau transmisi AT lebih awet dibanding CVT dan itu bukan tanpa alasan. Transmisi otomatis konvensional punya sistem mekanis berbasis planetary gear dan torque converter, yang sudah teruji selama puluhan tahun.
Karena komponennya tidak terlalu sensitif terhadap gaya berkendara, transmisi ini tidak mudah aus atau rusak selama oli transmisinya diganti secara rutin.
Baca juga: Apa Fungsi Tombol 'Overdrive' di Transmisi Mobil Matic? Simak Informasi Selengkapnya di Sini!
Sementara itu, CVT bekerja dengan sistem sabuk baja (belt) yang lebih halus tapi juga rentan terhadap keausan, jika mobil sering dipacu dalam kondisi berat.
Makanya, AT bisa dibilang lebih “bandel” dan cocok buat kamu yang sering melibas jalanan ekstrem, atau tidak mau ribet soal perawatan.
Ilustrasi Mengemudikan Mobil Matic (freepik.com @freepik) (freepik.com @freepik)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Suzuki Indonesia