INDOZONE.ID - Power steering jadi salah satu komponen penting pada mobil modern. Sistem ini membantu pengemudi mengemudikan kendaraan dengan lebih ringan, terutama saat belok atau parkir di tempat sempit.
Tapi, kalau power steering rusak, berkendara bisa jadi berat dan berisiko membahayakan keselamatan. Nah, supaya kamu gak sampai mengalami masalah ini, penting banget untuk tahu apa saja penyebab power steering mobil bisa cepat rusak.
Berikut, penyebab power steering mobil rusak dan bocor yang harus kamu pahami. Simak informasi selengkapnya di bawah ini!
Ilustrasi Mengisi Minyak Power Steering
Cairan power steering berfungsi sebagai pelumas dan media hidrolik untuk memudahkan putaran roda kemudi. Jika cairan habis atau bocor, tekanan hidrolik akan berkurang sehingga steering terasa berat dan komponen cepat aus.
Penyebab kebocoran bisa dari selang yang retak, karet seal yang aus, atau baut yang longgar. Jadi, selalu cek level cairan power steering secara berkala dan pastikan tidak ada kebocoran.
Kenali 5 Tanda Mobil Butuh Servis. (ANTARA/ Sizuka)
Setiap mobil memiliki spesifikasi cairan power steering sendiri. Menggunakan oli atau cairan yang salah bisa membuat pompa power steering cepat rusak, selang mudah pecah, dan sistem menjadi tidak responsif.
Selalu gunakan cairan sesuai rekomendasi pabrikan agar sistem tetap optimal, dan umur komponen lebih panjang.
Banyak pengemudi punya kebiasaan memutar setir ketika mobil berhenti di lampu merah atau di tempat parkir sempit.
Kebiasaan ini sebenarnya bisa merusak pompa power steering karena tekanan hidrolik meningkat saat roda tidak bergerak.
Baca juga: 5 Cara Mengatasi Stir Mobil Avanza Bunyi Cit-cit Waktu Belok, Gak Perlu Panik dan Harus Kamu Pahami!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000