INDOZONE.ID - Starter elektrik kini jadi fitur andalan pada sebagian besar motor modern. Cukup tekan tombol, mesin langsung hidup tanpa perlu tenaga ekstra.
Namun, banyak yang bertanya-tanya apakah sering starter motor merusak aki?
Berikut, beberapa penjelasan efek sering starter motor pada aki dan cara mencegahnya agar tidak cepat soak.
Ilustrasi starter motor. (Honda)
Setiap kali kamu menekan tombol starter, aki dipaksa mengeluarkan arus dalam jumlah besar dalam waktu singkat.
Bila tombol ditekan terlalu sering terutama saat mesin sulit hidup, aki akan cepat kehabisan daya. Inilah salah satu alasan kenapa sering starter motor aki cepat rusak.
Dalam kondisi ini, aki tidak mendapat cukup waktu untuk mengisi ulang daya dari sistem pengisian. Jika berlangsung terus-menerus, kapasitas aki akan melemah lebih cepat dari yang seharusnya.
Baca juga: Kenapa Motor Matic Terbaru Kini Tak Dibekali Kick Starter? Ini Alasannya yang Harus Kamu Ketahui!
Sebagian pengendara langsung menyimpulkan aki soak saat starter terasa berat. Padahal, bisa jadi masalahnya ada di komponen lain.
Busi kotor, oli terlalu kental, filter udara tersumbat, atau aliran bahan bakar yang terganggu adalah beberapa penyebab umum mesin susah dinyalakan.
Dalam kondisi ini, menekan tombol starter berkali-kali justru membuang energi aki tanpa hasil.
Jadi, sebelum menyimpulkan apakah starter motor bikin boros aki, lebih baik cek dulu kondisi mesin dan komponen pendukungnya.
Baca juga: Kenali Penyebab Starter Motor Mati tapi Klakson Hidup, Cek Bagian Ini!
Untuk menjaga aki tetap awet meski sering digunakan, pastikan untuk memberikan jeda saat menstarter motor.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Vanguardngr.com