Ilustrasi mesin mobil. (Pexels/rawpixel)
INDOZONE.ID - Kecanggihan mesin sangat menentukan bagaimana sebuah mobil berakselerasi di jalanan. Semakin modern sistem yang digunakan, semakin optimal juga keseimbangan antara kekuatan mesin dan penghematan energi yang dicapai.
Itulah sebabnya, topik mengenai perbedaan SOHC dan DOHC selalu menjadi pembahasan menarik bagi para pencinta otomotif.
Penting untuk memahami bahwa SOHC dan DOHC adalah jenis sistem penggerak katup yang berbeda. Letak perbedaan utamanya ada pada jumlah camshaft yang digunakan untuk mengatur waktu kerja katup masuk dan buang di dalam mesin.
Baca juga: Mending Fog Lamp Mobil Putih atau Kuning? Simak Perbedaan dan Pembahasan Lengkapnya Terlebih Dahulu!
Secara desain, SOHC unggul dalam kesederhanaan konstruksi dan efisiensi biaya, sedangkan keunggulan utama DOHC terletak pada kemampuannya menghasilkan output tenaga maksimal serta fleksibilitas penggunaan katup variabel.
Penentuan mesin mana yang lebih baik sangat bergantung pada preferensi pribadi, baik itu fokus pada penghematan operasional maupun pada kekuatan mesin yang lebih kuat.
SOHC adalah singkatan dari Single Overhead Camshaft, sedangkan DOHC adalah singkatan dari Dual Overhead Camshaft. Di dalam silinder mesin, SOHC hanya punya 1 overhead camshaft, sedangkan DOHC ada 2.
Apa itu camshaft? Yakni batang silinder yang berputar. Pada setiap putaran, cuping yang menonjol di posisi berbeda-beda akan mendorong katup masuk agar udara di dalam silinder bercampur dengan bahan bakar.
Setelah campuran bahan bakar terbakar, katup buang akan bekerja melepaskan sisa residunya.
Standar mesin mobil saat ini umumnya sudah beralih ke tipe DOHC, yang menggunakan dua poros noken as untuk mengatur siklus kerja mesin secara lebih presisi.
Secara umum, cara kerja mesin SOHC dan DOHC prinsipnya sama.
Dalam sistem SOHC, satu camshaft menjalankan fungsi ganda untuk katup masuk dan buang. Sementara pada DOHC, terdapat dua camshaft yang masing-masing memiliki peran spesifik untuk setiap jenis katup.
Baik tipe SOHC maupun DOHC tetap mengusung rancangan poros di atas katup untuk memastikan akurasi kerja mesin yang optimal.
Perbedaan utama mesin mobil SOHC dan DOHC adalah jumlah camshaft yang digunakan. SOHC menggunakan 1 overhead camshaft, sedangkan DOHC menggunakan 2 overhead camshaft. Selain itu, berikut ini perbedaan SOHC dan DOHC:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wuling.id