Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 03 MARET 2026 • 12:39 WIB

Mengenal Perbedaan Shockbreaker dan Shock Absorber

Mengenal Perbedaan Shockbreaker dan Shock AbsorberIlustrasi Mengenal Perbedaan Shockbreaker dan Shock Absorber (Freepik)

INDOZONE.ID - Sama atau beda? Mengenal perbedaan shockbreaker dan shock absorber penting dipahami, karena kedua istilah ini sering dianggap sama dalam dunia otomotif.

Padahal, meski sama-sama bagian dari sistem suspensi, keduanya memiliki fungsi dan peran yang berbeda dalam meredam guncangan serta getaran saat kendaraan melaju.

Memahami perbedaan ini membantu pemilik kendaraan memilih komponen yang tepat sekaligus menjaga kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Baca juga: Cara Mengatasi Air Radiator Mobil yang Habis serta Kenali Tanda-tandanya

Fungsi Sistem Suspensi pada Kendaraan

Sistem suspensi berperan menjaga kestabilan kendaraan saat melintasi berbagai kondisi jalan. Ketika mobil atau motor melewati lubang, gundukan, atau permukaan tidak rata, suspensi bekerja untuk meredam dampak agar tidak langsung terasa ke bodi kendaraan.

Di dalam sistem suspensi terdapat beberapa komponen utama, seperti per (spring), shockbreaker, dan shock absorber.

Ketiganya saling melengkapi untuk memastikan roda tetap menapak dengan baik di permukaan jalan serta menjaga kenyamanan penumpang.

Baca juga: Mengenal Sasis Mobil: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Fungsinya bagi Kendaraan

Perbedaan Shockbreaker dan Shock Absorber

Walaupun sering digunakan secara bergantian, shockbreaker dan shock absorber memiliki fokus kerja yang berbeda.

1. Shockbreaker: Peredam Guncangan Ekstrem

Shockbreaker, yang dikenal sebagai peredam kejut, berfungsi utama menyerap guncangan besar akibat perubahan permukaan jalan yang signifikan. Misalnya saat kendaraan melewati lubang, polisi tidur, atau jalan bergelombang.

Komponen ini biasanya bekerja bersama per (spring) dan bagian suspensi lainnya untuk mengurangi dampak keras yang dirasakan pengemudi maupun penumpang. Dengan adanya shockbreaker, risiko kerusakan komponen akibat benturan juga bisa diminimalkan.

Fokus utamanya adalah meredam hentakan yang kuat dan menjaga kenyamanan saat melintasi medan berat.

2. Shock Absorber: Peredam Getaran Halus

Sementara itu, shock absorber lebih berperan dalam meredam getaran yang lebih halus dan terjadi secara terus-menerus saat berkendara di jalan sehari-hari.

Baca juga: Jangan Anggap Remeh! Inilah Tanda-tanda Ban Kurang Angin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Astraotoshop

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengenal Perbedaan Shockbreaker dan Shock Absorber

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!