Ilustrasi mobil mogok. (Freepik)
INDOZONE.ID - Mobil yang tiba-tiba mogok di jalan akibat aki lemah tentu bisa bikin panik, terlebih saat sedang dikejar waktu untuk bekerja atau mengantar anak.
Padahal, kondisi aki biasanya sudah menunjukkan beberapa gejala sebelum benar-benar drop total.
Sayangnya, masih banyak pengendara pemula yang kurang menyadari tanda-tanda tersebut karena terlihat sepele.
Dengan memahami ciri-ciri awal aki mulai bermasalah, kamu bisa melakukan penggantian lebih cepat sebelum mobil benar-benar tidak bisa dinyalakan. Berikut lima tanda aki mobil mulai soak yang perlu diwaspadai.
Baca juga: Tegangan Aki Mobil Berapa Ampere Bagusnya? Cek Penjelasan Lengkapnya di Sini!
Lampu utama maupun lampu kabin yang mulai redup bisa menjadi tanda suplai listrik pada mobil sudah tidak optimal.
Kondisi ini biasanya terjadi karena aki mulai kehilangan kemampuan menyimpan daya secara maksimal, sehingga arus listrik yang disalurkan ke komponen kendaraan menjadi tidak stabil.
Kamu bisa memperhatikannya saat mobil sedang berhenti, misalnya di lampu merah. Jika cahaya lampu terlihat melemah lalu kembali terang ketika pedal gas diinjak, besar kemungkinan aki mulai mengalami penurunan performa.
Sebaiknya segera lakukan pengecekan tegangan aki di bengkel agar tidak berujung mogok di jalan.
Munculnya suara starter yang pelan atau bunyi “tek-tek” saat menyalakan mobil bisa menjadi indikasi aki mulai kehabisan daya untuk memutar motor starter. Akibatnya, mesin membutuhkan waktu lebih lama untuk menyala dibanding kondisi normal.
Pada kondisi yang lebih parah, mobil bahkan hanya mengeluarkan suara klik tanpa mesin berhasil hidup.
Perubahan suara tersebut biasanya cukup mudah dibedakan dari kondisi aki yang masih sehat.
Hindari memaksa menstarter mobil berulang kali karena berisiko merusak dinamo starter. Sebaiknya segera lakukan jumper aki atau hubungi layanan bantuan darurat.
Lampu indikator aki pada dashboard normalnya akan padam setelah mesin menyala. Jika lampu tersebut tetap menyala, hal itu bisa menandakan adanya gangguan pada sistem pengisian listrik, terutama di bagian alternator. Akibatnya, aki tidak terisi kembali meski mobil sedang digunakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan