Ilustrasi pemeriksaan mesin mobil oleh teknisi. (Dok. Istimewa)
INDOZONE.ID - Bagi pemilik kendaraan, mendengar kata overhaul atau yang lebih akrab dikenal dengan istilah turun mesin sering kali menjadi momok yang menakutkan. Selain membayangkan proses pengerjaannya yang memakan waktu lama, biaya yang harus dikeluarkan pun terkenal tidak sedikit karena mekanik harus membongkar seluruh komponen jantung mekanis mobil secara total.
Namun, overhaul bukanlah sebuah vonis akhir, melainkan sebuah prosedur peremajaan medis tingkat tinggi yang sangat dibutuhkan ketika mesin sudah menunjukkan gejala keausan berat.
Langkah ini diambil untuk mengembalikan performa mobil agar kembali bugar seperti baru keluar dari dealer. Mari kita bedah secara mendalam mengapa mesin kendaraan membutuhkan prosedur ini serta 3 manfaat utamanya yang penting untuk kamu pahami.
Ilustrasi servis mobil. (Dok. Astra Daihatsu Motor)
Mesin mobil terdiri dari ratusan komponen logam yang bergerak saling bergesekan dalam kecepatan tinggi dan suhu yang sangat panas.
Seiring berjalannya waktu, bertambahnya usia pakai, atau akibat kelalaian dalam perawatan berkala (seperti sering terlambat ganti oli dan membiarkan mesin overheat), komponen di dalam mesin akan mengalami keausan struktural.
Prosedur overhaul terbagi menjadi dua jenis, yaitu semi-overhaul (pembongkaran hanya pada bagian kepala silinder) dan major-overhaul (pembongkaran total hingga ke blok silinder bawah).
Meskipun membutuhkan biaya di awal, melakukan overhaul pada waktu yang tepat memberikan keuntungan investasi jangka panjang bagi kendaraanmu. Berikut adalah manfaat utamanya:
Ilustrasi mengecek kondisi mesin mobil. (Freepik)
Seiring ausnya ring piston dan dinding silinder, celah di antara komponen tersebut akan melebar.
Hal ini menyebabkan kebocoran kompresi, di mana daya ledak di ruang bakar menjadi tidak maksimal dan membuat mobil terasa loyo.
Saat overhaul, komponen yang aus seperti ring piston akan diganti baru, dan dinding silinder akan di-korter (oversize) ulang. Hasilnya, tingkat kompresi mesin akan kembali padat dan mobil akan kembali bertenaga serta responsif.
Ilustrasi Jenis Mesin Mobil (Freepik)
Selama bertahun-tahun pemakaian, ruang bakar dan katup (valve) mesin pasti akan dipenuhi oleh tumpukan kerak karbon hitam akibat sisa pembakaran yang tidak sempurna.
Kerak ini bertindak seperti spons yang menyerap bensin, membuat konsumsi BBM menjadi sangat boros.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: SUZUKI