Ilustrasi mesin mobil. (Freepik)
INDOZONE.ID - Pernahkah kamu mengalami momen menegangkan saat sedang mengurangi kecepatan, lalu tiba-tiba mesin mobil mati begitu saja ketika kaki baru saja melepas pedal gas?
Kondisi ini tentu sangat membahayakan, terutama jika terjadi di tengah persimpangan jalan atau saat kamu sedang melakukan manuver belok yang membutuhkan kendali power steering.
Mesin yang tidak mau menahan posisi idle (langsam) adalah sinyal bahwa ada ketidakseimbangan antara asupan udara, bahan bakar, atau pengapian.
Agar kamu tidak panik saat hal ini terjadi, berikut adalah 5 penyebab utama mesin mobil mati saat lepas gas yang wajib kamu pahami.
Ilustrasi pemeriksaan mesin mobil oleh teknisi. (Dok. Istimewa)
Pada mobil modern dengan sistem injeksi, terdapat komponen bernama Idle Air Control (IAC) atau sering disebut juga Idle Speed Control (ISC).
Sesuai namanya, komponen ini bertugas mengatur jumlah udara yang masuk ke mesin saat posisi gas dilepas agar mesin tetap menyala di putaran rendah.
Jika sensor ini dipenuhi oleh tumpukan debu dan kerak karbon, katupnya tidak akan terbuka dengan sempurna.
Akibatnya, saat kamu lepas gas, mesin tidak mendapatkan asupan udara yang cukup sehingga langsung "mati mendadak".
Ilustrasi Jenis Mesin Mobil (Freepik)
Throttle body adalah gerbang utama udara masuk ke ruang bakar. Seiring pemakaian, sisa-sisa uap oli dan debu jalanan akan membentuk kerak hitam di pinggiran katup kupu-kupu (butterfly valve).
Kerak ini bisa mengganggu pergerakan katup saat menutup, atau menghambat jalur udara kecil yang dibutuhkan mesin untuk menjaga posisi stasioner.
Baca juga: 6 Tanda Radiator Rusak Sebelum Mesin Mobil Overheat
Membersihkan throttle body dengan cairan pembersih khusus, biasanya menjadi solusi paling ampuh untuk masalah ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000