Sering Campur Pertamax dan Pertalite? Ini penjelasannya (Instagram)
INDOZONE.ID - Kenaikan harga bahan bakar minyak sering membuat pemilik kendaraan mencari cara agar pengeluaran lebih hemat.
Salah satu kebiasaan yang cukup sering dilakukan adalah mencampurkan Pertamax dan Pertalite dalam satu tangki.
Cara ini dianggap bisa memberikan kualitas bahan bakar lebih baik tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu besar.
Namun, apakah mencampurkan kedua jenis bensin tersebut benar-benar aman bagi mesin kendaraan?
Berikut penjelasannya:
Pada dasarnya, Pertamax dan Pertalite dapat tercampur karena keduanya merupakan bahan bakar bensin untuk kendaraan bermotor.
Pertalite memiliki angka oktan RON 90, sedangkan Pertamax menggunakan RON 92 yang lebih tahan terhadap tekanan di dalam mesin.
Ketika keduanya dicampurkan, maka angka oktan yang dihasilkan akan berada di antara RON 90 dan RON 92 atau tergantung jumlah masing-masing bahan bakar.
Baca juga: Apakah Benar Bensin RON tinggi lebih irit? Ini Faktanya Sesuai Mesin!
Campuran tersebut umumnya tidak langsung membuat mesin rusak, terutama jika hanya terjadi sesekali dalam kondisi darurat.
Namun, kebiasaan ini tetap tidak disarankan karena setiap mesin telah dirancang untuk menggunakan bahan bakar dengan angka oktan tertentu.
Oleh karena itu, pemilik kendaraan sebaiknya mengikuti rekomendasi pabrikan agar proses pembakaran tetap berjalan optimal.
Jika dilakukan berulang kali, pencampuran Pertamax dan Pertalite dapat mengurangi manfaat yang seharusnya diperoleh dari masing-masing bahan bakar.
Jadi pada dasarnya pertamax memiliki zat aditif yang membantu menjaga kebersihan ruang bakar dan mengurangi pembentukan endapan pada komponen mesin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA