Ilustrasi mobil menerobos banjir (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
INDOZONE.ID - Banjir bisa datang kapan saja, dan sering kali membawa dampak yang sangat merugikan, salah satunya adalah mobil yang terendam air. Jika kamu atau orang di sekitar kamu mengalami kejadian mobil terendam banjir, tentu saja hal ini dapat membuat panik dan bingung.
Namun, penting untuk mengetahui cara penanganan yang tepat supaya kerusakan pada mobil tidak semakin parah.
Dalam artikel ini, Indozone akan membahas lima langkah yang perlu kamu lakukan untuk mengatasi mobil terendam banjir dan mencegah kerusakannya meluas.
Ilustrasi mobil yang tidak bisa di starter. (Pexels/Craig Adderley)
Hal pertama yang perlu dilakukan ketika mengetahui mobil kamu terendam banjir adalah segera matikan mesin jika mobil masih hidup.
Jangan sekali-kali mencoba untuk menyalakan mesin setelah mobil terendam, karena air yang masuk ke dalam mesin bisa menyebabkan kerusakan pada komponen-komponen vital seperti sistem kelistrikan dan mesin.
Jika mesin tetap hidup dan air masuk ke sistem pembakaran, bisa berakibat fatal, seperti korsleting atau bahkan kerusakan total pada mesin.
Jika mobil sudah mati karena terendam, jangan mencoba untuk menyalakan mobil tersebut, karena hal itu bisa memperburuk kerusakan yang ada.
Setelah memastikan mesin tidak menyala, langkah berikutnya adalah memeriksa kondisi mobil secara menyeluruh. Cek apakah air telah merendam area-area penting seperti:
Baca Juga: Mengenal 5 Fungsi Cairan Ban Tubeless Kendaraan dan Keuntungannya!
Dengan mengetahui sejauh mana air masuk, kamu bisa menentukan langkah penanganan selanjutnya dan menghubungi mekanik atau bengkel dengan lebih tepat.
Segera bawa mobil ke bengkel atau teknisi profesional setelah kejadian. Semakin lama mobil terendam banjir, semakin besar kemungkinan komponen-komponen mesin dan kelistrikan terkena dampaknya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000