5 Penyebab Aki Motor Tekor yang Kerap Terjadi dan Harus Kamu Pahami: Hal Kecil tapi Berdampak Besar!
INDOZONE.ID - Aki merupakan salah satu komponen penting pada sepeda motor yang sering kali dianggap sepele. Padahal, tanpa aki yang sehat, motor bisa sulit dinyalakan, terutama jika menggunakan sistem starter elektrik.
Banyak pengendara motor mengalami masalah aki tekor tanpa tahu penyebab pastinya. Padahal, jika dibiarkan, kondisi ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari dan bahkan merusak komponen lainnya.
Kali ini, Indozone akan membahas penyebab aki motor tekor yang paling sering terjadi. Jangan anggap remeh hal-hal kecil ini, karena dampaknya bisa besar, bahkan membuat kamu harus mengganti aki lebih cepat dari seharusnya.
Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Penyebab Aki Motor Tekor yang Sering Dialami Pengendara
1. Terlalu Sering Menggunakan Starter Elektrik
Starter elektrik memang memudahkan saat mengidupkan motor, tapi penggunaannya yang terlalu sering juga bisa membebani aki.
Apalagi, jika kamu sering menstarter motor berulang kali dalam waktu singkat, hal ini bisa menyedot daya aki secara drastis. Idealnya, gunakan kick starter saat kondisi motor dingin atau setelah lama tidak digunakan.
Ini bisa membantu mengurangi beban kerja aki dan memperpanjang usia pakainya. Selain itu, hindari kebiasaan menstarter motor tanpa menunggu sistem injeksi selesai booting karena juga bisa mempengaruhi daya tahan aki.
2. Lampu dan Aksesori Tambahan yang Tidak Sesuai
Menambahkan aksesori seperti lampu LED tambahan atau klakson modifikasi memang bisa mempercantik tampilan motor. Namun, jika pemasangannya tidak disesuaikan dengan kapasitas kelistrikan, justru bisa membuat aki tekor lebih cepat.
Baca juga: 5 Ciri-Ciri Aki Motor Soak dan Penyebab Aki Motor Lemah
Pemasangan aksesori yang tidak sesuai standar, bisa menyebabkan arus listrik menjadi tidak stabil. Dalam jangka panjang, ini akan membebani aki karena harus menyuplai daya lebih dari yang seharusnya.
Pastikan setiap modifikasi sistem kelistrikan dilakukan oleh teknisi yang paham agar tidak merusak komponen lain.
3. Motor Jarang Dipakai atau Dibiarkan Terlalu Lama
Aki motor bisa kehilangan daya meskipun tidak digunakan. Motor yang jarang dipakai atau dibiarkan parkir selama berminggu-minggu tanpa dihidupkan, akan membuat aki kehilangan kapasitas dayanya secara perlahan.
Baca juga: Cara Jumper Aki Mobil Soak yang Aman, Dijamin Cepat dan Gampang!
Untuk menghindari aki tekor, sebaiknya panaskan motor setidaknya 10-15 menit setiap beberapa hari sekali. Ini membantu sirkulasi listrik tetap berjalan dan menjaga agar aki tidak kehilangan daya secara total.
Bahkan, jika perlu, kamu bisa mencabut kabel negatif aki saat motor tidak digunakan dalam waktu lama.
4. Sistem Pengisian (Regulator atau Kiprok) Bermasalah
Salah satu penyebab utama aki cepat tekor adalah kerusakan pada sistem pengisian, seperti regulator atau kiprok. Fungsi dari sistem ini adalah mengatur arus listrik dari alternator ke aki. Jika rusak, arus pengisian bisa terlalu kecil atau bahkan tidak mengisi sama sekali.
Baca juga: 7 Ciri-ciri Aki Motor Harus Diganti, Jangan Tunggu Sampai Motor Mati!
Kamu bisa mengetahui gejala sistem pengisian bermasalah dari lampu yang redup, suara klakson melemah, atau indikator baterai yang menyala.
Jika gejala tersebut muncul, segera lakukan pengecekan di bengkel agar kerusakan tidak semakin parah dan tidak merembet ke komponen lain.
5. Kualitas Aki yang Kurang Baik atau Sudah Melewati Umur Pakai
Seperti komponen lainnya, aki juga punya usia pakai. Umumnya aki motor bertahan antara 1,5 hingga 2 tahun tergantung pemakaian dan perawatannya. Jika sudah melewati masa itu, performanya akan menurun dan lebih cepat kehilangan daya.
Baca juga: Perbedaan Aki Kering dan Aki Basah yang Harus Kamu Ketahui!
Selain itu, memilih aki murah dengan kualitas rendah juga bisa menyebabkan aki cepat tekor. Pastikan kamu membeli aki dari merek terpercaya dan sesuai spesifikasi motor. Perhatikan juga tanggal produksi aki sebelum membeli untuk memastikan kamu tidak mendapatkan stok lama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hondacengkareng.com