Kamis, 21 AGUSTUS 2025 • 09:40 WIB

Ganti Kampas Rem Motor Tiap Berapa KM? Simak Waktu Ideal yang Harus Kamu Perhatikan!

Author

Ilustrasi rem motor. (Freepik)

INDOZONE.ID - Salah satu komponen paling vital dalam sistem pengereman motor adalah kampas rem. Meskipun ukurannya kecil, peran kampas rem sangat besar dalam menjaga keselamatan kamu saat berkendara. 

Sayangnya, masih banyak pengendara yang menganggap remeh kondisi kampas rem.

Padahal, kampas rem yang sudah menipis, tidak hanya mengurangi efektivitas pengereman, tapi juga bisa menyebabkan kerusakan pada cakram atau tromol yang biayanya jauh lebih mahal.

Pertanyaannya sekarang, ganti kampas rem motor itu idealnya tiap berapa kilometer? Apakah ada patokan pasti, atau hanya berdasarkan feeling dan suara? 

Nah, di artikel ini, Indozone akan memberikan penjelasan lengkap tentang jarak tempuh ideal, untuk mengganti kampas rem motor. Simak selengkapnya di bawah ini!

Kapan Waktu Ideal Ganti Kampas Rem Motor? Ini Penjelasannya!

Pemanasan berlebih pada kampas rem sering terjadi akibat penggunaan yang intensif dapat mengakibatkan rem blong. (freepik.com)

Kampas rem berfungsi untuk menciptakan gesekan dengan cakram atau tromol, sehingga motor bisa melambat atau berhenti.

Karena tugasnya yang berat dan terus-menerus digunakan, kampas rem termasuk komponen yang akan aus seiring waktu.

Pada motor dengan rem cakram, kampas rem berada di dalam kaliper. Saat tuas rem ditekan, piston di dalam kaliper akan mendorong kampas rem ke arah piringan cakram, menciptakan gesekan yang menghentikan roda.

Baca juga: Penyebab Master Rem Motor Rusak dan Cara Merawatnya dengan Mudah

Sementara pada rem tromol, kampas rem terletak di dalam rumah tromol, dan bekerja dengan cara mengembang ke luar untuk menekan permukaan tromol dari dalam. 

Nah, jadi tiap berapa KM ganti kampas rem itu?  Secara umum, kampas rem motor idealnya diganti setiap 10.000 hingga 20.000 kilometer, tergantung dari:

  • Jenis motor (matic, sport, bebek)
  • Gaya berkendara
  • Kondisi jalan yang sering dilalui
  • Beban motor (apakah sering berboncengan atau membawa barang berat)

Baca juga: 9 Tips Merawat Motor Matic Biar Tetap Nyaman dan Awet Dipakai Jalan-Jalan

Untuk motor matic yang sering digunakan di area perkotaan dengan lalu lintas padat, kampas rem biasanya lebih cepat aus, bahkan bisa habis di kisaran 8.000 – 10.000 KM.

Sementara motor sport atau bebek dengan penggunaan yang lebih ringan, bisa bertahan hingga 15.000 – 20.000 KM.

Tanda-tanda Kampas Rem Harus Segera Diganti

Ilustrasi rem motor. (Freepik)

Selain dicek secara visual atau berdasarkan kilometer, kampas rem juga menunjukkan gejala tertentu ketika mulai aus:

  • Pengereman terasa lebih dalam atau kurang responsif
  • Timbul suara berdecit atau gesekan logam saat ngerem
  • Motor susah berhenti, meskipun rem ditekan penuh

Baca juga: Kenali Ciri-Ciri Harus Ganti Kampas Rem Motor yang Harus Kamu Ketahui

Jadi, ganti kampas rem motor idealnya dilakukan setiap 10.000 hingga 20.000 kilometer, tergantung jenis motor, kondisi jalan, dan gaya berkendara.

Tapi, jangan hanya mengandalkan angka. Selalu perhatikan tanda-tanda fisik dan respons pengereman. 

Cek kampas rem secara rutin, baik secara visual untuk rem cakram, maupun melalui indikator untuk rem tromol. Jangan tunggu sampai suara berdecit muncul atau rem tidak pakem, karena saat itu bisa jadi sudah terlambat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wahana Honda

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU