Selasa, 26 AGUSTUS 2025 • 12:43 WIB

5 Kesalahan saat Beli Mobil Baru Pertama, Jangan Sampai Rugi!

Author

Ilustrasi membeli mobil pertama. (Dok. Auto2000)

INDOZONE.ID - Beli mobil pertama memang bikin semangat, apalagi buat anak muda yang ingin tampil keren sekaligus nyaman di jalan. Tapi kalau asal pilih tanpa persiapan, pengalaman ini bisa berubah jadi penyesalan. 

Ada lima kesalahan umum membeli mobil baru pertama yang wajib dihindari supaya aman dari drama finansial maupun teknis dilansir dari Auto2000.

1. Terlalu Fokus pada Harga Beli

Banyak orang hanya melihat harga mobil di awal, padahal biaya kepemilikan jauh lebih besar. Mulai dari servis berkala, asuransi, bahan bakar, sampai parkir dan tol—semua bisa tembus puluhan juta dalam beberapa tahun.

Kalau tidak dihitung sejak awal, keuangan bisa berantakan. Apalagi kebutuhan mobil bukan sekadar beli, tapi juga merawat.

2. Skip Riset Sebelum Beli

Kesalahan lain adalah malas riset. Mobil pertama seharusnya sesuai kebutuhan, bukan hanya ikut-ikutan tren. Pikirkan dulu fungsinya, dipakai harian ke kantor, antar-jemput keluarga atau sering road trip?

Misalnya, untuk kota cukup hatchback atau sedan. Kalau sering keluar kota dengan jalanan kurang bersahabat, SUV bisa jadi pilihan lebih pas.

Baca juga: Awas! Motor Turun Mesin Bisa Ngabisin Jutaan Rupiah, Ini Penyebabnya

3. Salah Hitung Cicilan

DP ringan memang menggoda, tapi cicilan bulanan tetap harus masuk akal. Rumus mudahnya: maksimal 30% dari penghasilan bulanan.

Contoh, kalau gaji Rp10 juta, cicilan aman di kisaran Rp2–3 juta. Lebih dari itu, bisa bikin cash flow keluarga keteteran. Jangan sampai euforia punya mobil baru justru bikin stres tiap bulan.

Baca juga: Jarang Diketahui, Ini Pentingnya Kode Tahun Pembuatan Ban Mobil yang Harus Kamu Pahami!

4. Lupa Pertimbangkan Nilai Jual Kembali

Mobil memang bukan aset investasi, tapi resale value penting banget. Kalau 3–4 tahun ke depan ingin ganti mobil, harga jual yang terlalu rendah bikin rugi besar.

Brand dengan jaringan servis luas, spare part mudah, dan banyak peminat biasanya punya nilai jual stabil. Catatan servis juga bisa jadi poin plus saat mobil dijual kembali.

5. Tidak Beli di Dealer Resmi

Banyak tergiur beli di luar dealer resmi karena harga tampak lebih murah. Padahal risikonya tinggi, mulai dari garansi tidak jelas sampai sulit klaim asuransi.

Dealer resmi memberi kepastian layanan purna jual, jaringan luas, hingga program promo resmi yang lebih aman. Dengan begitu, pengalaman beli mobil baru jadi lebih tenang dan bebas drama.

Membeli mobil pertama itu keputusan besar. Jangan hanya tergiur tampilan atau harga murah, tapi pikirkan juga biaya jangka panjang, cicilan, dan nilai jual kembali.

Pastikan beli di dealer resmi supaya lebih aman dan nyaman. Dengan begitu, pengalaman punya mobil baru justru jadi investasi gaya hidup yang menyenangkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Auto 2000

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU