Dear Pemula, Ini Waktu Ganti Oli Filter Mobil yang Harus Kamu Perhatikan dan Jangan Sampai Terlewat!
INDOZONE.ID - Buat kamu yang baru pertama kali punya mobil, salah satu hal penting yang sering disepelekan tapi berdampak besar adalah penggantian oli dan filter oli.
Banyak pemilik mobil baru mengira cukup ganti oli saja tanpa mengganti filternya, padahal dua komponen ini saling berhubungan dan sama-sama penting untuk menjaga performa mesin tetap prima.
Yuk, pahami kapan waktu ideal ganti oli dan filter oli, serta apa akibatnya kalau kamu telat ganti. Simak selengkapnya di bawah ini!
Kapan Harus Ganti Filter Oli?
Filter oli berfungsi menyaring kotoran, endapan logam, dan sisa karbon dari oli mesin. Kalau tidak diganti secara rutin, kotoran tersebut bisa kembali bersirkulasi ke dalam mesin dan bikin kerja oli jadi tidak efektif.
Idealnya, filter oli diganti setiap dua kali penggantian oli, atau sekitar 10.000–15.000 kilometer sekali.
Namun, kalau mobil kamu sering digunakan di kondisi ekstrem seperti jalan berdebu, tanjakan, atau lalu lintas padat, disarankan untuk ganti filter setiap kali ganti oli agar hasilnya lebih optimal.
Baca juga: Simak, Ini 6 Manfaat Merawat Filter Udara Mobil yang Harus Kamu Ketahui!
Selain itu, filter yang kotor bisa bikin tekanan oli berkurang, sehingga bagian atas mesin (seperti kepala silinder dan katup) tidak mendapat pelumasan maksimal. Lama-lama bisa muncul suara kasar dari mesin, tanda kalau pelumasan tidak berjalan sempurna.
Jika sudah merasakan beberapa gejalas seperti di atas, maka kamu harus segera mengganti filter oli dan juga sekalian dengan oli mesinnya.
Jangan sampai nunggu oli mesin habis atau bahkan kering, karena bisa berkaibat fatal jika kamu kelupaan ganti oli mesin.
Waktu Ganti Oli yang Tepat
Secara umum, oli mesin perlu diganti setiap 5.000 sampai 10.000 kilometer, tergantung jenis oli dan kebiasaan berkendara kamu.
Kalau kamu sering macet-macetan di kota besar atau jarang servis berkala, sebaiknya ganti oli di jarak yang lebih pendek, sekitar 5.000 km atau setiap 6 bulan sekali.
Baca juga: Kapan Harus Ganti Filter Oli Mobil Secara Tepat Inilah Jawabannya
Sementara itu, mobil dengan oli full synthetic biasanya bisa bertahan lebih lama—sekitar 10.000 km atau hingga 1 tahun, tergantung rekomendasi pabrikan. Oli berfungsi melumasi komponen mesin agar gesekan tidak menimbulkan panas berlebih dan keausan.
Kalau kamu menunda penggantian oli terlalu lama, oli akan menurun kualitasnya, mengental, dan tidak lagi mampu melindungi mesin secara maksimal. Akibatnya? Mesin bisa cepat panas, performa menurun, bahkan berpotensi jebol.
Ciri-ciri Harus Ganti Oli Mesin Kendaraan
Kalau kamu belum sempat ke bengkel, tapi merasa ada yang berbeda dari mobilmu, perhatikan beberapa tanda berikut:
- Suara mesin lebih kasar dari biasanya.
- Indikator oli di dasbor menyala.
- Tarikan mesin terasa berat dan respons gas melambat.
- Warna oli sudah gelap pekat saat dicek dengan dipstick.
Baca juga: 5 Efek Samping Oli Mobil Terlalu Kental yang Wajib Banget Kamu Perhatikan!
Kalau kamu menemukan salah satu tanda ini, jangan tunda untuk segera mengganti oli dan filternya. Lebih cepat diganti, lebih kecil risiko kerusakan yang bisa bikin kantong bolong.
Buat kamu para pemula, jangan anggap sepele soal oli dan filter oli. Ganti oli tepat waktu setiap 5.000–10.000 km, dan ganti filter oli setidaknya setiap dua kali ganti oli, atau bahkan tiap kali ganti kalau kamu sering melewati kondisi berat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000