Rabu, 08 OKTOBER 2025 • 12:47 WIB

Kandungan Etanol di BBM Berdampak Pada Performa Mesin? Begini Penjelasan Pakar

Author

SPBU Pertamina. (Dok. Pertamina)

INDOZONE.ID - Campuran etanol pada bahan bakar minyak (BBM) belakangan ini tengah menjadi pembahasan yang cukup panas berkaitan dengan efek etanol itu sendiri. Rupanya, ada dampak baik campuran etanol termasuk pada sektor performa mesin itu sendiri.

Guru Besar Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB), Tri Yus Widjajanto memberikan penjelasan mengenai kandungan etanol pada bahan bakar. Kadar etanol sebesar 3,5 persen dalam BBM Pertamina dinilainya tergolong aman dan bahkan sesuai standar internasional.

Tri mengungkap jika kandungan etanol pada BBM hanya sebesar 3,5 persen, itu tidak akan bepengaruh kepada sektor performa mesin kendaraan.

Baca juga: Etanol di BBM Pertamina Aman atau Tidak? Begini Penjelasan Pakar

"Kalau kandungan etanolnya hanya 3,5 persen, energi yang turun hanya sekitar 1 persen. Artinya daya mesin hanya berkurang sekitar 1 persen dan itu tidak akan terasa dan tidak berpengaruh ke konsumsi bahan bakar maupun tarikan performa kendaraan," kata Tri seperti dikutip pada Rabu (8/10/2025).

Sedangkan dampak baik penggunaan etanol sendiri pada BBM dikatakan oleh dosen jurusan Rekayasa Minyak dan Gas Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Muhammad Rifqi Dwi Septian sebagai hal yang baik lantaran menjadikan bahan bakar ramah lingkungan.

"Kalau dikaji lebih lanjut dan terus ditindaklanjuti, penggunaan etanol sangat potensial. Selain lebih ramah lingkungan juga bisa memperkuat ketahanan energi nasional," papar Rifqi.

"Kalau produksinya sesuai standar dan sistem penyimpanannya baik, risikonya sangat kecil. Apalagi kendaraan modern sekarang sudah kompatibel dengan bahan bakar campuran etanol," sambungnya.

Dilansir dari Antara, Area Manager Communication, Relation anf CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah - DIY, Taufik Kurniawan mengklaim jika etanol sudah dipakai di berbagai negara maju.

Baca juga: SPBU Swasta Krisis BBM, Bahlil: Solusinya Kolaborasi dengan Pertamina

"Etanol ini juga digunakan di Brazil, digunakan di Amerika Serikat, kemudian Uni Eropa karena memang tujuanya menekan emisi gas buang supaya lebih ramah lingkungan," kata Taufik.

Etanol pada campuran BBM saat ini tengah menjadi perhatian publik. Bahkan, sejumlah pihak SPBU swasta batal membeli pasokan BBM Pertamina usai mengandung etanol.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU