INDOZONE.ID - Seiring peningkatan intensitas hujan jelang akhir 2025, banjir menjadi fenomena yang wajib diwaspadai. Tak ayal, pengguna motor matic harus tahu apa yang mesti dilakukan jika kendaraan kamu terendam banjir.
Saat banjir terjadi, kamu punya dua pilihan, yaitu menerobos untuk sampai tempat tujuan atau mencari jalan alternatif.
Namun, jika terpaksa menerobos atau tempat kamu menyimpan motor terendam banjir, kamu harus tahu hal-hal apa saja yang mesti dilakukan setelahnya.
Jika lalai, kamu tidak boleh mengeluh jika performa motor kamu menurun atau bahkan rusak parah.
Baca juga: Mau Ganti Knalpot Motor Matic? Jangan Tergesa-gesa, Ini 5 Hal yang Harus Kamu Perhatikan Lebih Dulu!
Tak mau hal buruk itu terjadi? Nah, kamu harus tahu langkah awal yang harus dilakukan usai motor matic terendam banjir. Yuk, simak penjelasannya di bawah!
5 Langkah Awal Usai Motor Matic Terendam Banjir
1. Jangan Nyalakan Motor
Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah jangan menyalakan motor maticmu. Tujuannya adalah supaya air yang masuk ke ruang bahan bakar, tidak tersedot piston.
Jika air tersebut tersedot piston, kondisi water hammer bisa terjadi. Apa yang dimaksud water hammer? Itu adalah kondisi piston bengkok atau bahkan pecah, karena air tidak bisa dikompres seperti udara.
Nah, tekanan yang tercipta dalam kondisi water hammer, bisa menyebabkan kerusakan mesin permanen. Bikin pusing, bukan?
2. Ganti Oli Mesin
Selanjutnya, kamu harus menguras dan mengganti oli mesin. Kenapa? Jika air yang masuk melalui celah-celah, seperti knalpot, bercampur dengan oli, setiap komponen mesin berisiko lebih tinggi mengalami gesekan.
Akibatnya, komponen-komponen mesin lebih cepat aus hingga performa motor matic kamu menurun.
Baca juga: 5 Daftar Motor Matic Paling Bandel untuk Pemakaian Harian Jarak Jauh yang Nyaman dan Irit BBM!
Oleh sebab itu, penting untuk segera menguras dan mengganti oli mesin, supaya motor matic kamu tetap dalam performa terbaik meski usai terendam banjir.
3. Ganti Oli Gardan
Selanjutnya, kamu juga harus menguras dan mengganti oli gardan. Sebab, oli yang tercampur air, bisa mengganggu kinerja transmisi otomatis hingga merusak gear ratio di dalam gardan.
4. Cek Sistem Kelistrikan
Lalu, sebagai sebuah kendaraan yang ditunjang berbagai sistem kelistrikan untuk melaju dengan mulus, kamu harus memeriksa kabel, soket, dan berbagai komponen kelistrikan pada motor maticmu.
Kamu harus memastikan semuanya kering. Jika menemukan kabel terkelupas atau tanda-tanda karat, segera perbaiki serta ganti jika dibutuhkan.
Baca juga: Rekomendasi 5 Motor Matic Idaman Gen Z: Gaya Maksimal, Performa Gak Diragukan!
Ingat, listrik adalah penghantar listrik yang bagus, jadi potensi terjadi korsleting amat tinggi jika kamu tidak berhati-hati.
5. Cuci Motor hingga Bersih
Terakhir, kamu harus mencuci motor matic kamu hingga bersih usai terendam banjir. Sebab, air banjir membawa kotoran hingga lumpur yang bisa menimbulkan karat pada eksterior hingga komponen-komponen lainnya.
Setelah melakukan kelima langkah awal usai motor matic terendam banjir. Kamu telah meminimalkan potensi motor maticmu masuk ke bengkel untuk perawatan yang lebih mahal.
Ribet sedikit tidak apa-apa asalkan motor maticmu tetap bisa menemani ke mana pun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Astraotoshop