INDOZONE.ID - Hujan sering dianggap sepele oleh banyak pemilik mobil. Setelah kehujanan, mobil biasanya hanya dilap sekilas atau bahkan dibiarkan sampai benar-benar kering sendiri.
Padahal, air hujan yang menempel di bodi mobil bukan sekadar air biasa.
Di dalamnya terkandung berbagai zat kimia dan kotoran yang bisa mempercepat kerusakan, baik pada tampilan maupun komponen kendaraan.
Buat kamu yang sayang sama mobil dan ingin kondisinya tetap kinclong serta awet dipakai jangka panjang, mencuci mobil setelah kehujanan itu penting banget.
Bukan soal penampilan saja, tapi juga soal perlindungan bodi dan nilai kendaraan. Nah, berikut ini lima alasan kuat kenapa mobil sebaiknya langsung dicuci setelah terkena hujan. Simak selengkapnya di bawah ini!
Alasan Harus Langsung Cuci Mobil Setelah Terkena Hujan
1. Air Hujan Mengandung Zat Asam yang Bisa Merusak Cat
Air hujan bukan air murni. Di dalamnya bisa mengandung zat asam akibat polusi udara, terutama kalau kamu sering berkendara di area perkotaan atau dekat kawasan industri.
Zat asam ini bisa meninggalkan bercak pada cat mobil yang lama-kelamaan sulit dihilangkan.
Kalau dibiarkan, bercak ini bisa membuat lapisan clear coat memudar. Warna mobil jadi kusam, bahkan dalam beberapa kasus bisa muncul efek belang yang bikin tampilan mobil jadi tidak sedap dipandang.
2. Kotoran dan Lumpur Bisa Menggores Permukaan Bodi
Saat hujan turun, air membawa debu, pasir halus, dan kotoran dari udara maupun jalanan. Partikel kecil ini menempel di permukaan mobil, terutama di bagian bawah pintu, fender, dan bumper.
Baca juga: 5 Keuntungan Pasang PPF di Bodi Mobil yang Bisa Cegah Kerusakan dan Baret Halus!
Kalau mobil langsung dibiarkan kering tanpa dicuci, kotoran ini bisa berubah jadi lapisan kasar. Saat kamu mengelapnya dengan lap kering, permukaan cat bisa tergores halus.
Goresan tipis memang tidak langsung terlihat, tapi lama-kelamaan bikin cat terlihat buram.
3. Mencegah Timbulnya Karat di Bagian Tertentu
Bagian mobil seperti sela pintu, baut, kolong, hingga area sekitar engsel merupakan titik rawan karat. Air hujan yang mengendap di area tersebut, bisa menimbulkan kelembapan yang mempercepat proses korosi.
Baca juga: 5 Cara Mencegah Karat pada Bodi Mobil, Jangan Biasakan Hal Ini
Kalau rutin membilas mobil setelah hujan, sisa air bisa langsung dibersihkan sebelum sempat merusak logam. Ini penting banget terutama buat kamu yang sering parkir di luar ruangan atau melewati jalanan banjir dan becek.
4. Menjaga Kaca Tetap Jernih dan Visibilitas Aman
Air hujan juga meninggalkan noda di kaca mobil. Noda ini biasanya berupa bercak halus yang baru terlihat saat malam hari, atau saat terkena pantulan lampu.
Baca juga: 5 Tips Cegah Jamur di Jok Kulit Mobil, Wajib Dicoba Saat Hujan Deras!
Kalau kaca jarang dibersihkan setelah kehujanan, pandangan saat berkendara bisa terganggu, terutama saat hujan berikutnya turun.
Mencuci mobil membantu membersihkan kaca dari sisa kotoran, sehingga visibilitas tetap maksimal dan berkendara jadi lebih aman.
5. Menjaga Tampilan Mobil Tetap Kinclong dan Nilai Jual
Mobil yang terawat tidak hanya enak dipakai, tapi juga punya nilai jual yang lebih baik. Cat yang terjaga, bodi bebas jamur, dan tampilan yang bersih akan jadi nilai plus saat suatu hari kamu ingin menjual mobil tersebut.
Baca juga: Bahaya Poles Cat Mobil Terlalu Sering, Bukannya Kinclong Malah Rusak!
Mencuci mobil setelah kehujanan adalah perawatan kecil, tapi dampaknya besar dalam jangka panjang. Selain bikin mobil lebih enak dilihat, kamu juga menghemat potensi biaya perbaikan cat dan bodi di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000