Toyota Alphard (toyota.astra.co.id)
INDOZONE.ID - Mobil dengan cat warna hitam selalu menjadi primadona bagi banyak orang. Warna ini identik dengan kesan elegan, mewah, sekaligus sporty, sehingga sering dipilih untuk kendaraan pribadi maupun mobil premium.
Namun, cat hitam juga dikenal lebih “rewel” dibandingkan warna lain karena mudah memperlihatkan baret halus, noda air, dan debu.
Kalau tidak dirawat dengan benar, tampilan mobil akan cepat kusam dan nilai jualnya menurun. Supaya mobil kamu tetap tampil menawan setiap saat, berikut 5 cara merawat cat mobil hitam yang wajib diperhatikan.
Ilustrasi mencuci mobil. (dok. Freepik)
Langkah pertama menjaga kilau cat hitam adalah dengan mencuci mobil secara rutin menggunakan sabun khusus mobil. Sabun dengan pH netral akan melindungi lapisan clear coat sehingga tidak cepat tipis.
Hindari memakai deterjen rumah tangga atau sabun colek karena bahan kimianya terlalu keras dan bisa merusak permukaan cat. Gunakan metode two-bucket wash: satu ember berisi air sabun, dan satu lagi untuk membilas kain atau spons.
Teknik ini mencegah pasir dan kotoran kembali terbawa ke permukaan cat yang dapat menimbulkan goresan halus. Mulailah dari bagian atap, kaca, lalu turun ke bodi bagian bawah agar debu yang berat tidak menggores area yang sudah bersih.
Ilustrasi mencuci mobil. (Freepik)
Air yang dibiarkan mengering di permukaan cat akan meninggalkan water spot yang sulit dihilangkan, terutama pada warna gelap. Setelah mencuci, langsung keringkan mobil menggunakan kain microfiber berkualitas yang memiliki daya serap tinggi.
Baca juga: 5 Keuntungan Pasang PPF di Bodi Mobil yang Bisa Cegah Kerusakan dan Baret Halus!
Hindari gerakan mengelap melingkar karena bisa memunculkan swirl mark. Sebaliknya, gunakan gerakan lurus dan perlahan. Jika memungkinkan, lakukan pengeringan di area teduh agar tidak ada sinar matahari langsung yang mempercepat penguapan air.
Wax atau sealant adalah rahasia utama supaya mobil hitam selalu tampak mengilap. Produk ini membentuk lapisan pelindung di atas clear coat, sehingga melindungi cat dari sinar UV, hujan asam, dan debu jalanan.
Aplikasikan wax minimal setiap 2–3 bulan sekali. Jika mobil sering dipakai harian di bawah terik matahari, frekuensinya bisa lebih sering.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Suzuki Indonesia