INDOZONE.ID - Pernahkah kamu merasa AC mobil sudah diputar ke suhu maksimal, tetapi udaranya gak dingin atau bahkan sekadar angin saja?
Masalah AC kurang dingin adalah keluhan yang paling sering dirasakan pemilik kendaraan, terutama saat harus berkendara di bawah terik matahari.
Banyak yang langsung beranggapan bahwa freon habis adalah satu-satunya penyebab.
Padahal, sistem pendingin mobil cukup kompleks. Agar kamu tidak bingung saat berkonsultasi dengan mekanik, berikut adalah tiga penjelasan simpel mengenai penyebab AC mobil kurang dingin yang mudah dipahami.
Kenapa AC Mobil Kurang Dingin? Ini Penyebabnya
1. Freon Berkurang atau Mengalami Kebocoran
Penjelasan yang paling umum adalah berkurangnya volume gas freon di dalam sistem. Perlu dipahami bahwa freon sebenarnya tidak akan habis jika tidak ada kebocoran, karena ia bekerja dalam sirkulasi tertutup.
Namun, seiring bertambahnya usia mobil, seal karet yang getas atau pipa yang berkarat dapat menyebabkan lubang sekecil jarum (bocor halus) yang membuat freon keluar secara perlahan.
Baca juga: Apa Itu Freon AC Mobil? Simak Fungsi dan Jenisnya yang Jarang Diketahui!
Jika tekanan freon berada di bawah standar, kompresor tidak akan bisa menghasilkan udara dingin yang maksimal.
Solusi sementara memang bisa dengan menambah freon, namun tindakan terbaik adalah mencari titik bocornya dan memperbaikinya agar kamu tidak perlu berulang kali mengisi ulang freon dalam waktu singkat.
2. Kondensor yang Terlalu Kotor atau Tersumbat
Kondensor berfungsi untuk membuang panas dari gas freon agar suhunya turun dan berubah menjadi cair. Karena letaknya berada di bagian paling depan (di depan radiator), komponen ini sangat rawan tertutup debu, lumpur, hingga bangkai serangga.
Ketika kisi-kisi kondensor tertutup kotoran, proses pelepasan panas terganggu, sehingga freon yang kembali ke dalam kabin masih dalam suhu yang relatif hangat.
Baca juga: Kenapa AC Mobil Xenia Gak Dingin? Ini 3 Masalah Utama yang Wajib Dipahami
Hal ini sering ditandai dengan AC yang terasa lumayan dingin saat mobil melaju kencang di jalan tol, namun mendadak menjadi panas saat mobil berhenti atau terjebak macet.
Langkah penanganan yang bisa kamu lakukan adalah melakukan cuci kondensor dengan semprotan air bertekanan rendah agar sirip-siripnya kembali bersih dan sirkulasi udara luar lancar kembali.
3. Filter Kabin yang Sudah Sangat Kotor
Kadang kala, masalahnya bukan pada mesin atau freon, melainkan pada kebersihan saluran udara. Filter kabin bertugas menyaring udara sebelum dihembuskan oleh blower ke arah penumpang.
Jika filter ini sudah tersumbat oleh debu yang menebal, aliran udara dingin dari evaporator akan terhambat dan tidak bisa keluar dengan maksimal ke kabin.
Debu yang menumpuk di filter juga bisa membuat hembusan angin terasa lemah meskipun speed blower sudah diatur di posisi tinggi. Ini adalah penyebab paling simpel dan paling murah untuk diperbaiki.
Baca juga: Filter Udara Mesin dan Filter Udara Kabin di Mobil: Fungsi, Perbedaan, dan Waktu Penggantiannya
Kamu hanya perlu membuka laci dasbor, mengecek kondisi filter, dan menggantinya dengan yang baru jika warnanya sudah menghitam.
AC mobil yang kurang dingin biasanya merupakan sinyal bahwa ada bagian dari sistem yang kotor atau mengalami penurunan tekanan.
Mengecek kebersihan filter kabin dan kondensor adalah langkah awal yang bisa kamu lakukan sendiri sebelum memutuskan untuk melakukan perbaikan besar pada area kompresor.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Suzuki Indonesia