INDOZONE.ID - Mengetahui perbedaan roof rail dan roof rack penting bagi pemilik mobil yang ingin menambah fungsi kendaraan, terutama untuk membawa barang lebih banyak.
Kedua aksesori ini sering dianggap sama, padahal memiliki fungsi dan cara pemasangan yang berbeda.
Bagi sebagian orang yang tidak terlalu memahami dunia otomotif, roof rail dan roof rack mungkin terlihat serupa karena sama-sama dipasang di bagian atap mobil. Namun sebenarnya keduanya memiliki kegunaan yang berbeda.
Oleh karena itu, memahami perbedaan roof rail dan roof rack dapat membantu pemilik kendaraan menentukan aksesori mana yang paling sesuai dengan kebutuhan.
Baca juga: Apa itu Planetary Gear? Penjelasan Lengkap Fungsi dan Cara Kerja Transmisi Mobil
Fungsi Roof Rail dan Roof Rack
Roof rail merupakan komponen yang biasanya terpasang memanjang di sisi kanan dan kiri atap mobil. Tidak semua mobil dilengkapi dengan roof rail dari pabrik, namun aksesori ini bisa dipasang secara terpisah.
Pada umumnya, ada dua tujuan utama seseorang memasang roof rail. Pertama sebagai elemen tambahan yang membuat tampilan mobil terlihat lebih gagah. Kedua, roof rail berfungsi sebagai dasar atau dudukan untuk memasang roof rack.
Sementara itu, roof rackmemiliki fungsi yang lebih praktis. Aksesori ini digunakan sebagai bagasi tambahan di bagian atas mobil. Dengan adanya roof rack, pemilik kendaraan bisa membawa barang dalam jumlah lebih banyak, misalnya saat melakukan mudik, pindahan, atau perjalaan jauh..
Baca juga: Ketahui Perbedaan Speedometer, Tachometer dan Odometer Mobil!
Perbedaan Material Roof Rail dan Roof Rack
Perbedaan roof rail dan roof rack juga terlihat dari bahan yang digunakan. Material ini turut memengaruhi cara pemasangan serta daya tahannya.
Roof rail umumnya dibuat dari beberapa jenis bahan, seperti besi-titanium, besi, dan fiber atau serat karbon. Setiap bahan memiliki karakteristik yang berbeda sehingga metode pemasangannya pun bisa berbeda.
Sedangkan roof rack biasanya menggunakan dua jenis material utama, yaitu plastik dan besi. Perbedaan bahan ini tidak terlalu memengaruhi cara pemasangan, tetapi berpengaruh terhadap kemampuan menahan beban.
Roof rackberbahan besi umumnya mampu menopang beban yang lebih berat dibandingkan yang berbahan plastik.
Perbedaan Cara Pemasangan Roof Rail dan Roof Rack
Selain bahan, cara pemasangan juga menjadi pembeda antara roof rail dan roof rack.
Beberapa roof rail berbahan besi atau aluminium dipasang dengan cara dibor pada bagian atap mobil agar posisinya lebih kuat dan stabil.
Akan tetapi, metode ini perlu dilakukan dengan hati-hati karena pengeboran dapat memengaruhi kondisi bodi mobil dan berisiko menyebabkan kebocoran ketika hujan.
Terdapat pula roof rail yang dipasang dengan cara dijepit pada rangka atap mobil. Metode ini biasanya digunakan pada roof rail berbahan besi, tetapi jika tidak dipasang dengan tepat bisa menyebabkan bagian atap mobil menjadi sedikit melengkung.
Baca juga: Mengenal Kunci Shock: Dari Fungsi hingga Alasan Kenapa Harus Selalu Ada di Mobil
Sementara itu, roof rail berbahan fiber atau serat karbon biasanya dipasang menggunakan lem sealer khusus sehingga tidak perlu melakukan pengeboran.
Untuk roof rack, pemasangannya bisa dilakukan dengan cara mengebor atau menjepit pada rangka atap mobil melalui roof rail. Karena itu, roof rack sering kali dipasang setelah roof rail tersedia sebagai penyangga.
Cara Merawat Roof Rail dan Roof Rack
Agar tetap awet, roof rail dan roof rack perlu dirawat secara rutin. Bagian ini paling rentan kotor atau rusak setelah kendaraan digunakan dalam perjalanan jauh, terutama saat melewati hujan.
Membersihkannya cukup mudah, yaitu dengan menggunakan sabun dan air lalu dilap hingga bersih. Selain itu, pemilik mobil juga dapat memakai cairan pembersih khusus yang tersedia di toko otomotif.
Setelah dibersihkan, pastikan roof rail dan roof rack benar-benar kering. Hal ini penting untuk menjaga kualitas material dan mencegah kerusakan pada bagian tersebut.
Baca juga: Apakah Aki Kering Bisa Dicas? Jangan Bingung, Ini Penjelasan Lengkapnya!
Mana yang Lebih Sesuai dengan Kebutuhan?
Pada dasarnya, roof rail dan roof rack memiliki fungsi yang saling melengkapi. Roof rail lebih berperan sebagai dudukan atau dasar pemasangan, sedangkan roof rack digunakan untuk membawa barang tambahan di atas mobil.
Karena itu, pemilihan aksesori yang tepat perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Jika hanya ingin menambah tampilan mobil sekaligus menyiapkan dudukan untuk aksesori tambahan, roof rail sudah cukup.
Berbeda, jika membutuhkan ruang penyimpanan ekstra untuk membawa barang saat perjalanan jauh, maka roof rack menjadi pilihan yang lebih fungsional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daihatsu.co.id