INDOZONE.ID - Spakbor motor merupakan salah satu komponen penting yang hampir selalu ada pada berbagai jenis sepeda motor, baik motor bebek, motor matic, maupun motor sport.
Meski terlihat sederhana, bagian ini memiliki peran yang cukup besar dalam menjaga kenyamanan serta keselamatan saat berkendara.
Banyak pengendara menganggap spakbor hanya sebagai pelengkap tampilan. Bahkan, tidak sedikit yang melepasnya demi membuat motor terlihat lebih sporty.
Baca juga: Jok Motor Indra Juara MBTech RWSA 2020
Padahal, tanpa spakbor, pengendara bisa lebih mudah terkena cipratan air, lumpur, atau kerikil saat melintas di jalan basah.
Pengertian Spakbor Motor
Secara sederhana, spakbor adalah komponen yang dipasang di bagian atas roda motor. Posisi ini membuatnya mampu menahan kotoran yang terlempar akibat putaran roda.
Ketika motor melaju, roda akan memutar air, lumpur, atau pasir yang ada di permukaan jalan. Spakbor berfungsi sebagai penghalang agar kotoran tersebut tidak mengenai tubuh pengendara atau bagian penting pada motor.
Baca juga: Ban Motor Menipis? Ini Hal Penting yang Wajib Dicek Pengendara
Komponen ini biasanya dibuat dari bahan plastik, logam, atau fiber. Pemilihan bahan tersebut bergantung pada jenis motor dan desain yang digunakan oleh pabrikan.
Manfaat Spakbor pada Motor
Spakbor tidak hanya berfungsi sebagai pelindung sederhana. Ada beberapa manfaat penting yang membuat komponen ini tetap dipasang pada kendaraan bermotor.
1. Mengurangi Cipratan Air dan Lumpur
Saat melintasi jalan yang basah atau berlumpur, roda motor akan memercikkan air dan kotoran ke berbagai arah. Spakbor membantu menahan cipratan tersebut sehingga tidak langsung mengenai pengendara.
Dengan adanya spakbor, perjalanan menjadi lebih nyaman karena pakaian dan tubuh tidak mudah kotor.
2. Melindungi Komponen Penting Motor
Selain melindungi pengendara, spakbor membantu menjaga kebersihan komponen motor. Lumpur atau pasir yang menempel pada bagian mesin dan rangka dapat mempercepat kerusakan jika dibiarkan terlalu lama.
Baca juga: Kenapa Ban Motor Mahal Cepat Aus? Ini Penjelasannya
Dengan adanya pelindung ini, kotoran tidak langsung mengenai bagian vital seperti mesin, rantai, maupun sokbreker.
3. Membantu Menjaga Keselamatan Berkendara
Spakbor juga memiliki peran dalam menjaga keselamatan di jalan. Tanpa pelindung ini, cipratan air atau batu kecil dari roda bisa mengenai pengendara lain di belakang.
Kondisi tersebut tentu berisiko mengganggu penglihatan atau bahkan memicu kecelakaan.
4. Mendukung Desain Motor
Selain fungsi teknis, spakbor juga menjadi bagian dari desain kendaraan. Bentuknya biasanya disesuaikan dengan konsep motor agar tampilan tetap serasi, baik pada motor bergaya sporty, klasik, maupun modern.
Baca juga: Ganti Stang Motor, Nyaman atau Ribet? Ini Efek Nyatanya Saat Dipakai Harian
Jenis Spakbor yang Umum Digunakan
Spakbor motor tidak hanya satu jenis. Berdasarkan posisinya, ada beberapa tipe spakbor yang sering ditemukan pada sepeda motor.
Spakbor Bagian Depan
Spakbor depan dipasang di atas roda depan. Bagian ini bertugas menahan cipratan air atau lumpur yang terlempar dari roda depan ketika motor melaju.
Tanpa spakbor depan, cipratan tersebut bisa langsung mengenai tubuh pengendara, terutama saat berkendara dengan kecepatan tinggi.
Spakbor Bagian Belakang
Spakbor belakang terletak di atas roda belakang. Komponen ini berfungsi melindungi pengendara, penumpang, serta bagian belakang motor dari kotoran yang terlempar saat roda berputar.
Pada beberapa model motor, spakbor belakang juga menjadi tempat pemasangan pelat nomor kendaraan.
Baca juga: 6 Dealer Baru 4 Model Motor Listrik, VinFast Makin Serius di Indonesia
Spakbor Kolong
Spakbor kolong biasanya berada di bagian dalam bodi motor dekat roda belakang. Meski tidak selalu terlihat, bagian ini penting untuk melindungi area mesin serta komponen kelistrikan dari cipratan air dan lumpur.
Risiko Jika Spakbor Motor Dilepas
Sebagian orang melepas spakbor karena ingin membuat tampilan motor lebih minimalis. Namun, tindakan tersebut bisa menimbulkan beberapa dampak.
Tanpa spakbor, cipratan air dari roda dapat langsung mengenai tubuh pengendara. Selain itu, kotoran juga lebih mudah masuk ke bagian mesin dan komponen lain.
Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mempercepat timbulnya karat, kerusakan komponen, atau bahkan masalah pada sistem kelistrikan.
Baca juga: Penyebab Klakson Motor Tidak Nyaring dan Cara Mengatasinya
Cara Merawat Spakbor Motor
Agar spakbor tetap berfungsi dengan baik, perawatan sederhana perlu dilakukan secara rutin. Misalnya dengan membersihkannya dari lumpur dan debu yang menempel setelah digunakan.
Selain itu, pastikan baut dan dudukannya tidak longgar. Jika spakbor mengalami retak atau pecah, sebaiknya segera diganti agar tetap aman digunakan.
Spakbor motor memiliki fungsi yang cukup penting meskipun sering dianggap sepele. Komponen ini membantu melindungi pengendara dari cipratan kotoran, menjaga kebersihan motor, serta meningkatkan keselamatan di jalan.
Dengan memahami fungsi spakbor motor dan jenis-jenisnya, pengendara dapat lebih menghargai peran komponen ini dan menjaga kendaraan tetap aman serta nyaman digunakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Suzuki.co.id